Anggota DPRD Maluku Utara Cek Gudang Pupuk di Kepulauan Sula, Pastikan Harga Tak Lewati HET

Penulis: Kemal Batubara  •  Jumat, 25 September 2026 | 16:16:01 WIB
Anggota DPRD Maluku Utara meninjau gudang pupuk bersubsidi di Desa Fogi, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula.

SANANA — Ketua Tani Merdeka Indonesia Maluku Utara yang juga anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, meninjau langsung gudang pupuk bersubsidi di Desa Fogi, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Kunjungan ke gudang distributor milik H. Berlian itu dilakukan pada Jumat (25/9/2026) untuk mengecek ketersediaan stok sekaligus memastikan harga jual tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam peninjauan tersebut, Mislan menyambangi Toko Amanah milik H. Berlian. Pihak distributor, menurutnya, mengaku tidak menjual pupuk di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

Stok Masih Tersedia, Harga Sesuai Ketentuan

Mislan menyampaikan hasil pengecekan langsung di gudang menunjukkan masih ada stok pupuk yang belum terjual habis. Distributor juga menegaskan komitmennya menjual sesuai HET yang berlaku.

"Saya sudah cek langsung ke gudang dan ternyata masih ada stok pupuk yang belum terjual habis. Mereka juga mengakui bahwa tidak menjual pupuk di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Pupuk Urea Rp 90 ribu per sak dan pupuk ponska Rp 92 ribu per sak," ujarnya.

Kroscek Harga di Petani Masih Dilakukan

Di sisi lain, Mislan menyoroti adanya informasi soal harga pupuk yang dibeli petani di atas HET. Ia menilai hal itu perlu dikroscek lebih dulu sebelum diambil kesimpulan.

Menurutnya, keterangan langsung dari petani bersangkutan penting untuk mengetahui dari distributor mana pupuk dibeli. Langkah itu diambil agar tidak muncul simpang siur informasi di tengah masyarakat.

Komitmen Kawal Ketahanan Pangan

Mislan menegaskan komitmennya mengawal program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan. Pengawasan distribusi pupuk akan dilakukan di wilayah Kepulauan Sula maupun Kabupaten Pulau Taliabu.

"Saya sampaikan kepada masyarakat bahwa saat ini stok pupuk masih tersedia dan pihak distributor akan tetap menjual sesuai dengan HET yang di tetapkan oleh pemerintah," ucapnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan petani di Kepulauan Sula mendapat pupuk bersubsidi dengan harga wajar menjelang masa tanam.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top