MOROTAI — Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua memaparkan langsung peta jalan reformasi birokrasi daerahnya di hadapan jajaran pimpinan BKN. Dalam ekspose yang digelar di Jakarta itu, ia menjelaskan bahwa pemkab telah melakukan pemetaan pegawai, penguatan basis data ASN, penilaian kompetensi, hingga penyusunan talent pool sebagai dasar pengembangan karier.
“Penerapan manajemen talenta ini menjadi langkah penting untuk memastikan ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Rusli dalam pemaparannya.
Berbeda dengan pola mutasi konvensional yang kerap didasari kedekatan personal atau hierarki, Morotai memilih pendekatan berbasis data. Seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pulau Morotai akan dipetakan berdasarkan hasil asesmen kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.
Hasil pemetaan itu kemudian disusun dalam talent pool—semacam bank bakat—yang menjadi acuan untuk promosi, rotasi, hingga pengembangan kompetensi lanjutan. Dengan sistem ini, posisi jabatan tidak lagi menjadi rebutan, melainkan hasil dari kecocokan antara kapasitas individu dan kebutuhan organisasi.
Wakil Kepala BKN Suharmen yang hadir langsung dalam ekspose tersebut memberikan apresiasi atas komitmen Pemkab Morotai. Menurutnya, langkah yang diambil Morotai patut menjadi contoh bagi daerah 3T lain yang kerap menghadapi kendala serupa.
“BKN memberikan penguatan dan arahan agar implementasi manajemen talenta dapat berjalan sesuai regulasi serta mendukung pengembangan karier ASN yang profesional dan berbasis kompetensi,” demikian pernyataan resmi BKN yang diterima redaksi.
Sebagai kabupaten kepulauan yang berada di ujung utara Maluku Utara, Morotai menghadapi keterbatasan infrastruktur komunikasi dan sarana pendukung. Namun Rusli menegaskan bahwa kondisi itu tidak mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong implementasi sistem merit secara bertahap dan berkelanjutan.
Ekspose ini dihadiri Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali dan Kepala BKD Pulau Morotai Hi. Alfatah Sibua. Dari pihak BKN, hadir pula Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Herman, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi ASN Mohammad Ridwan, Direktur Arsip Kepegawaian Rury Citra Diani, serta Kepala Kantor Regional XI BKN Akhmad Syauki.
Melalui penerapan manajemen talenta ini, Pemkab Morotai berharap birokrasi di daerahnya dapat bekerja lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal—meski di tengah segala keterbatasan yang ada.