e-Resep dan Depo Baru di RSUD Chasan Boesoirie, Antrean Pasien Sirna

Penulis: Kemal Batubara  •  Senin, 11 Mei 2026 | 17:05:05 WIB
Peresmian Depo Farmasi Barat dan peluncuran e-Resep di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate mempercepat pelayanan obat.

Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Chasan Boesoirie Ternate meresmikan Depo Farmasi bagian Barat dan meluncurkan sistem resep elektronik (e-Resep) pada Senin lalu. Dua inovasi ini memangkas waktu tunggu pasien sekaligus meminimalisasi kesalahan pembacaan resep di Maluku Utara.

TERNATE — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie Ternate meresmikan Depo Farmasi bagian Barat dan meluncurkan sistem resep elektronik (e-Resep) pada Senin (11/5/2026). Dua inovasi ini menjadi pilar transformasi pelayanan kesehatan di Maluku Utara yang mengedepankan kecepatan dan transparansi.

Digitalisasi Resep Percepat Layanan Obat

Sistem e-Resep memungkinkan proses pelayanan obat berlangsung lebih cepat. Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, Rosita Alkatiri, mengatakan sistem ini dirancang untuk memperkuat tata kelola farmasi agar lebih efektif dan terintegrasi.

“Sistem tersebut memungkinkan proses pelayanan obat berjalan lebih cepat serta meminimalisasi kesalahan administrasi maupun pembacaan resep,” kata Rosita dalam sambutannya.

Dengan e-Resep, resep dokter langsung terkirim secara digital ke depo farmasi. Pasien tidak perlu lagi menunggu lama atau khawatir terjadi kesalahan baca tulisan tangan dokter.

Depo Barat Perluas Akses Obat Pasien

Selain sistem digital, rumah sakit meresmikan Depo Farmasi bagian Barat untuk memperluas akses pelayanan obat. Fasilitas baru ini mempercepat distribusi farmasi sekaligus menekan waktu tunggu pasien dan keluarga.

“Rumah sakit hadir bukan hanya untuk mengobati, tetapi juga memberikan rasa tenang, kepastian, dan pelayanan yang manusiawi,” ujar Rosita.

Depo ini melengkapi fasilitas yang sudah ada di bagian timur rumah sakit. Dengan dua titik distribusi, pasien dari berbagai area rumah sakit bisa mengakses obat lebih dekat.

Transformasi Digital: Bukan Sekadar Ganti Teknologi

Rosita menegaskan transformasi digital di lingkungan rumah sakit bukan sekadar perubahan teknis. Teknologi harus menjadi instrumen untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan kesehatan.

“Rumah sakit tidak boleh berhenti pada pola pelayanan konvensional, tetapi harus mampu menghadirkan sistem kerja yang modern, adaptif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.

Anggota DPD RI Tinjau Langsung Pelayanan

Peluncuran e-Resep dan peresmian Depo Farmasi bagian Barat turut dihadiri Anggota DPD RI daerah pemilihan Maluku Utara, Hidayatullah Sjah. Kehadirannya dalam rangka kunjungan kerja dan peninjauan pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie.

Langkah RSUD Chasan Boesoirie ini menjadi contoh adaptasi rumah sakit daerah terhadap kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat dan akurat. Dengan dua inovasi ini, pasien di Ternate dan sekitarnya kini bisa mendapatkan obat tanpa antre panjang. (Rifal)

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: istanafm.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top