TERNATE — Garudayaksa FC mengunci kemenangan dramatis atas PSS Sleman dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu selesai di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026). Alfin Kelilauw tampil menonjol dengan menyumbang satu gol di waktu normal.
Pemain yang berposisi di lini depan ini menjadi pemecah kebuntuan pada menit ke-22. Gol tersebut sempat membawa Garudayaksa unggul lebih dulu sebelum akhirnya PSS Sleman memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memastikan Garudayaksa FC naik ke podium tertinggi turnamen musim 2025/2026. Bagi publik Maluku Utara, performa Alfin menjadi kebanggaan tersendiri karena ia mampu bersaing di level kompetisi nasional yang ketat.
Alfin Kelilauw mencetak gol pembuka melalui skema serangan balik yang terukur. Gol tersebut berawal dari umpan panjang yang dikirimkan oleh lini belakang Garudayaksa langsung ke jantung pertahanan lawan.
Pemain asal Maluku Utara ini menunjukkan kecepatan dengan lolos dari kawalan ketat pemain bertahan PSS Sleman. Ia bahkan berhasil mendahului pergerakan kiper Ega Rizky yang mencoba keluar dari sarangnya, sebelum akhirnya menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Garudayaksa sempat menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui eksekusi penalti Everton Nascimento pada menit ke-35. Meski PSS Sleman mampu mengejar ketertinggalan dan memaksakan hasil imbang 2-2 hingga 120 menit, Garudayaksa tetap keluar sebagai pemenang di babak adu penalti.
Karier sepak bola Alfin Kelilauw dimulai dari bawah di tanah kelahirannya. Ia mengasah kemampuan dasar di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Seki yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Selatan.
Bakatnya terpantau secara luas saat ia aktif mengikuti berbagai turnamen usia muda di wilayah Maluku Utara. Performa yang konsisten di level lokal membawanya masuk ke skuad Malut Selection pada tahun 2022 untuk berlaga di ajang Piala Nusantara Open di Bogor.
Setelah tampil impresif di Bogor, Alfin berhasil menembus seleksi nasional Garuda Select pada 2023. Pengalaman berlatih di luar negeri tersebut memperkuat mental bertandingnya sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Dewa United EPA U-20 dan kini memperkuat tim utama Garudayaksa FC.
Keberhasilan Alfin menembus kasta tertinggi kompetisi nasional tidak lepas dari peran Malut Selection sebagai wadah pembinaan atlet muda. Lembaga ini merupakan inisiasi yang dibina oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, untuk menjaring bakat-bakat terpendam di pelosok daerah.
Melalui Malut Selection, para pemain muda dari kabupaten dan kota di Maluku Utara mendapatkan kesempatan untuk dipantau langsung oleh pencari bakat tingkat nasional. Alfin Kelilauw menjadi salah satu contoh sukses dari sistem pembinaan yang terstruktur tersebut.
Kini, gol Alfin di partai final Pegadaian Championship menjadi bukti bahwa talenta dari Maluku Utara memiliki kualitas untuk bersinar. Perkembangan pesat pemain asal Ternate ini diharapkan mampu memotivasi pesepak bola muda lainnya di daerah untuk mengejar karier profesional.