HALMAHERA UTARA — PT Nusa Halmahera Minerals menerima rombongan Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Provinsi Maluku Utara di area operasional Tambang Emas Gosowong. Rombongan terdiri dari 19 mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Khairun dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, didampingi dua anggota PERHAPI Maluku Utara. Kunjungan berlangsung Senin (12/10/2026).
Materi kunjungan menyasar tiga fasilitas utama: Pabrik Pengolahan Bijih Emas, Laydown Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci, serta fasilitas pengelolaan tailing dengan teknologi Dry Stack Tailing. Mahasiswa melihat langsung alur pengolahan bijih dan aktivitas penambangan bawah tanah. Pengelolaan sisa hasil pengolahan di fasilitas tailing mengacu pada regulasi dan prinsip keberlanjutan.
Minim Praktik di Kampus, Mahasiswa Manfaatkan Kunjungan Lapangan
Perwakilan mahasiswa Student Chapter, Asri Dwi Yulianti, menilai pembelajaran akademis di kampus belum cukup tanpa observasi langsung. Menurutnya kunjungan ini memberi gambaran nyata praktik pertambangan di lapangan.
"Kami akui praktik yang kami dapat di bangku kuliah masih sangat minim. Ini kesempatan yang tidak kami sia-siakan untuk belajar dan melihat langsung di NHM. Terbukti, kami mendapatkan keselarasan antara materi dari kampus dan yang kami lihat langsung di area operasional NHM ini, baik dari penjelasan para engineer maupun fasilitas pertambangannya," ungkap Asri.
Usai kunjungan lapangan, mahasiswa mengikuti sesi pembelajaran bersama para engineer muda NHM. Materi yang disampaikan mencakup siklus pertambangan, perencanaan dan desain tambang, metode penambangan yang diterapkan di Gosowong, serta penerapan K3 di berbagai area operasional.
Diskusi Siklus Pertambangan hingga Standar K3 Bersama Engineer Muda
Sesi diskusi memberi ruang bagi mahasiswa memperdalam pemahaman teknis dan menghubungkan teori kuliah dengan praktik dunia kerja. Mereka berinteraksi langsung dengan praktisi yang sehari-hari menangani operasional tambang. Standar keselamatan dan kesehatan kerja menjadi salah satu topik yang dibahas di setiap area operasional yang dikunjungi.
Sekretaris PERHAPI Maluku Utara, Muhammad Rizal Laha, mengapresiasi sambutan dan fasilitas yang diberikan NHM untuk mendukung kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan industri penting untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik pertambangan.
"Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen NHM dalam mendukung kemajuan pendidikan pertambangan di Maluku Utara. Harapan kami, kegiatan kunjungan lapangan seperti ini dapat terus berlanjut," ujar Rizal.
NHM Sebut Sinergi Industri dan Kampus Kunci Pengembangan SDM Sektor Tambang
Kepala Teknik Tambang NHM, Rara Dodo Lawolo, menyebut sinergi antara perusahaan, organisasi profesi, dan perguruan tinggi berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor pertambangan. Kegiatan semacam ini dinilainya menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara praktisi dan mahasiswa.
Kunjungan lapangan juga dianggap membantu calon tenaga profesional memahami tantangan dan tanggung jawab menjalankan aktivitas pertambangan secara aman dan bertanggung jawab. Interaksi langsung dengan praktisi serta pengenalan fasilitas operasional diharapkan memperkaya wawasan mahasiswa. Bekal itu dinilai relevan untuk menghadapi kebutuhan dan perkembangan industri pertambangan pada masa mendatang.