MALUKU UTARA — Full race MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island resmi dibatalkan karena cuaca buruk. Marc Marquez menyebut keputusan itu demi alasan keamanan, bukan pilihan ideal di balapan perpisahan sirkuit tersebut.
Hujan deras dan kabut tebal membuat helikopter medis tidak bisa beroperasi lantaran jarak pandang yang tidak maksimal. Tanpa dukungan ambulans udara, panitia menilai balapan tidak layak dilanjutkan.
Marc Marquez pun hanya bisa pasrah. Pembalap Spanyol itu menyebut pembatalan ini sebagai pukulan bagi para penggemar di Phillip Island, yang seharusnya menjadi panggung terakhir sirkuit tersebut menggelar balapan kelas premier.
"Ya tentu saya merasakan kesedihan semua penggemar di Phillip Island, karena Phillip Island tidak seharusnya mengalami pembatalan pada balapan terakhirnya," kata Marquez ketika diwawancara di televisi setelah MotoGP Australia 2026 resmi dibatalkan.
"Tapi oke. Kondisinya sebenarnya bisa diterima, tetapi sayang helikopter medis tidak bisa terbang. Jadi ini soal alasan keamanan," kata Marquez menambahkan.
Pembatalan ini juga menahan laju Marquez di klasemen. Ia sebenarnya berpeluang menjauhkan diri dari Jorge Martin, pesaing terdekatnya dalam perebutan gelar musim ini.
Marquez saat ini menempati posisi teratas klasemen dengan 365 poin, hanya unggul 10 poin dari Martin. Selisih tipis itu membuat setiap balapan, termasuk yang batal di Australia, bernilai penting bagi kedua pembalap.
Namun keselamatan tetap jadi prioritas utama. Helikopter medis menjadi faktor krusial di Sirkuit Phillip Island karena rumah sakit terdekat hanya bisa ditempuh melalui jalur udara dengan durasi 60 menit.
Di banyak lokasi balap lain, jarak sirkuit dengan rumah sakit sekitar 45 menit melalui jalur darat. Kondisi geografis Phillip Island membuat standar keamanan itu sulit dipenuhi saat cuaca memburuk.
"Di sebagian besar sirkuit, kami dapat mencapai satu sirkuit dalam waktu 45 menit, itu adalah peraturan kami, namun di sini, di Phillip Island, rumah sakit berjarak lebih dari 45 menit melalui jalan darat dan oleh karena itu kami mengandalkan ambulans udara," ucap direktur balap MotoGP Graham Webb dilansir dari situs resmi MotoGP.
Dengan pembatalan ini, Phillip Island menutup perjalanannya sebagai tuan rumah MotoGP tanpa balapan terakhir yang diharapkan. Tahun depan, sirkuit ikonik itu tidak lagi menggelar balapan roda dua kelas premier.
Bagi Marquez dan Martin, perebutan gelar berlanjut ke seri berikutnya. Selisih 10 poin membuat persaingan juara masih terbuka lebar hingga balapan penutup musim.