TERNATE — Fahrudin Upara, Ketua RW 02 Kelurahan Tanah Tinggi Barat, menyampaikan keluhan warganya langsung ke manajemen Perumda Air Minum Ake Gaale. Ia meminta perusahaan daerah itu segera mengevaluasi pola distribusi yang dinilai tidak efektif dan merugikan masyarakat.
"Air tidak jalan sama sekali sudah tiga sampai lima hari. Warga yang mampu terpaksa membeli air tangki seharga Rp90 ribu. Itu pun hanya bertahan satu sampai dua hari, terlebih bagi keluarga yang jumlah anggotanya banyak," ujar Fahrudin dalam audiensi tersebut.
Jadwal Pengaliran Hanya Dua Jam di Dini Hari
Selain pasokan yang mati total, warga menyoroti durasi pengaliran yang sangat singkat. Air hanya mengalir sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WIT, lalu berhenti kembali pada pukul 05.00 WIT.
Rentang waktu yang sempit itu membuat banyak keluarga kesulitan menampung air untuk kebutuhan memasak, mandi, dan mencuci. Warga menilai sistem ini tidak berpihak pada pelanggan, terutama mereka yang tidak memiliki tandon besar.
RT 05 dan RT 06 Tetap Lancar, Warga Pertanyakan Kejelasan Prioritas
Kekesalan warga makin memuncak lantaran wilayah tetangga seperti RT 05 dan RT 06 masih menerima distribusi air setiap hari. Padahal, RT 03 dan RT 04 sebelumnya menikmati pasokan yang relatif lancar sebelum kembali terganggu dalam beberapa bulan terakhir.
Ketimpangan layanan ini memicu pertanyaan warga mengenai kriteria prioritas pendistribusian air di wilayah Kecamatan Ternate Selatan. Mereka mendesak Perumda Ake Gaale membuka data teknis gangguan dan menjelaskan penyebab pasti terhentinya aliran di dua RT tersebut.
Ultimatum Warga: Akan Kembali dengan Massa Lebih Besar
Dalam pertemuan itu, warga memberikan tenggat waktu kepada pihak Perumda untuk memulihkan pasokan air. Apabila aliran belum normal dalam waktu dekat, mereka berancang-ancang kembali mendatangi kantor perusahaan pelat merah itu dengan jumlah massa yang lebih besar.
Perumda Air Minum Ake Gaale belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan warga Tanah Tinggi Barat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi mengenai langkah teknis yang akan diambil untuk menyelesaikan gangguan distribusi di RT 03 dan RT 04.