HALMAHERA TIMUR — Sebelum bertugas di Wasile Selatan, Ipda Imam menjabat sebagai Kapolsek Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Mutasi ini menempatkannya di wilayah pesisir timur Halmahera yang selama ini menjadi perhatian aparat kepolisian setempat.
Rona meminta Kapolsek yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah tugasnya. Penekanan utama diberikan pada upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Diharapkan agar Kapolsek yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan kerja, karakteristik wilayah, dan menjaga situasi kamtibmas,” ujar Rona.
Salah satu persoalan yang disorot Rona adalah peredaran dan penyalahgunaan minuman keras di Wasile Selatan. Menurutnya, miras berpotensi memicu tindak pidana maupun konflik antarwarga.
Kapolsek bersama jajarannya diminta meningkatkan pencegahan, pengawasan, dan penindakan sesuai ketentuan hukum. Langkah itu dianggap penting untuk memutus sumber gangguan keamanan sebelum berkembang lebih luas.
Rona juga meminta seluruh anggota Polsek Wasile Selatan mendukung program prioritas Kapolri, khususnya Program 100 Hari yang mengusung semangat Polri Bersama Masyarakat. Program itu perlu diwujudkan lewat kegiatan yang bersentuhan langsung dengan warga.
“Kapolsek bersama jajaran agar aktif melaksanakan kegiatan yang mendukung program pemerintah, baik program Bapak Presiden maupun program Kapolri, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” katanya.
Selain persoalan miras, Rona meminta Kapolsek memperketat pengawasan terhadap seluruh personel. Pengawasan berlaku saat menjalankan tugas kedinasan maupun aktivitas di luar kedinasan.
“Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin, kode etik maupun perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri dan mencoreng nama baik institusi Polri,” tegasnya.
Setiap pelaksanaan tugas, lanjut Rona, harus dilaporkan kepada pimpinan secara berjenjang. Laporan itu berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bahan evaluasi kinerja.
Rona turut menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat lainnya. Sinergi itu dinilai penting untuk menjaga Wasile Selatan tetap aman dan kondusif.
Jajaran Polsek Wasile Selatan juga diminta meningkatkan deteksi dini dan pemantauan terhadap potensi gangguan keamanan. Jika ditemukan persoalan yang berpeluang berkembang, personel harus segera mengambil langkah pencegahan dan melaporkannya kepada pimpinan.
“Apabila ditemukan permasalahan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan, agar segera dilakukan langkah-langkah pencegahan dan dilaporkan kepada pimpinan,” pungkasnya.