TERNATE — Penghargaan diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan keberhasilan para prajurit dalam pembinaan teritorial. Pendekatan yang dipakai bersifat humanis lewat komunikasi sosial dengan masyarakat setempat.
Keberhasilan tujuh prajurit itu terlihat dari kemampuan membangun kepercayaan warga. Kedekatan itu membuat masyarakat menyerahkan senjata secara sukarela, tanpa tekanan.
Jenis senjata yang diserahkan mencakup senjata organik serta senjata peninggalan perang dan konflik tahun 1999–2000. Jumlah pasti unit tidak disebutkan dalam keterangan resmi Kodam.
Capaian tersebut dinilai membuktikan pendekatan persuasif lebih efektif ketimbang kekuatan militer semata. Hubungan harmonis TNI dengan warga disebut berperan penting menjaga stabilitas keamanan wilayah Maluku Utara.
Nefra Firdaus menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi ketujuh prajurit. Menurutnya, keberhasilan itu mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
"Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat mampu membangun rasa aman, kepercayaan, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," ucapnya.
Pangdam menekankan, keberhasilan tugas tidak semata diukur dari kemampuan dan kekuatan militer. Prajurit juga dituntut memahami kondisi sosial masyarakat, membangun komunikasi konstruktif, dan menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Kenaikan pangkat luar biasa diberikan sebagai bentuk perhatian dan penghormatan TNI. Penghargaan menyasar prajurit yang pengabdiannya melebihi tuntutan tugas dan tanggung jawab.
"Diharapkan, prestasi tersebut dapat menjadi teladan sekaligus motivasi bagi seluruh prajurit Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pengabdian, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas," ujarnya.
Upacara di Ternate dihadiri Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arh Hendra Roza, para pejabat utama Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, pejabat Korem 152/Baabullah, serta Dandim 1501/Kota Ternate Kolonel Inf Jani Setiadi.