RSUD Chasan Boesoirie dan Unkhair Ternate Perkuat Kerja Sama Pendidikan Kedokteran Klinis, Siapkan Ruang Belajar Baru

Penulis: Kemal Batubara  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 16:38:31 WIB
RSUD Chasan Boesoirie dan Unkhair Ternate memperkuat kerja sama pendidikan kedokteran klinis dengan menyiapkan ruang belajar khusus.

TERNATE — Dua lembaga pendidikan dan layanan kesehatan terbesar di Maluku Utara itu tengah merancang ulang perjanjian kerja sama (PKS) pendidikan kedokteran klinis yang sudah berjalan sejak 2023. Direktur RSUD dr. Rosita Alkatiri, M.Kes, mengusulkan evaluasi PKS tersebut agar mutu pendidikan klinis bisa lebih terukur.

“Kami ingin peningkatan mutu pendidikan kedokteran klinis berjalan lebih baik. Karena itu kami berharap dukungan Unkhair dalam penyediaan fasilitas pembelajaran bagi mahasiswa,” kata dr. Rosita dalam pertemuan itu.

Ruang Belajar Khusus dan Program Magang Lintas Fakultas

RSCHB saat ini sedang menyiapkan ruang pembelajaran khusus bagi mahasiswa profesi kedokteran yang tengah menjalani praktik klinis di rumah sakit. Selain itu, rumah sakit milik Pemprov Maluku Utara itu juga membuka peluang kerja sama lebih luas melalui program magang lintas fakultas, pengembangan inovasi, serta penelitian bersama yang fokus pada persoalan kesehatan di daerah.

Rombongan RSCHB dipimpin langsung oleh dr. Rosita, didampingi Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan RS dr. Iwan Wirasatyawan, Sp.Ort, Ketua Komkordik dr. Fasni Halil, Sp.PK, Kabid Mutu Pendidikan dan Pelatihan Alwan Arif, SST., M.Kes, serta jajaran lainnya.

Unkhair Siap Fasilitasi Kebutuhan Pendidikan

Rektor Unkhair Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, S.E., M.M, menyatakan pihaknya siap mendukung kebutuhan fasilitas pendidikan yang diajukan RSCHB sepanjang sesuai regulasi. “Kami siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan. Pengembangan penelitian dan inovasi menjadi bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama manfaat nyata bagi daerah,” ujarnya.

Prof. Abdullah menambahkan, Unkhair siap berkolaborasi dalam penelitian kesehatan yang melibatkan pemerintah daerah dan rumah sakit, termasuk mendukung pendanaan riset yang relevan dengan kebutuhan Maluku Utara. Pertemuan itu juga dihadiri Wakil Rektor I Dr. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor II Dr. Irfan Zam Zam, S.E., M.Sc., Ak, dan Wakil Rektor III Jamal Hi. Arsad, S.H., M.H.

Pengembangan Program Studi Kesehatan Terus Didorong

Di luar kerja sama dengan RSCHB, Unkhair terus mendorong pengembangan program studi kesehatan. Beberapa di antaranya adalah Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kebidanan, D-III Farmasi, Profesi Apoteker, dan Profesi Psikologi. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan tenaga kesehatan di Maluku Utara yang masih terbatas.

Kerja sama antara Unkhair dan RSCHB diharapkan tidak hanya memperkuat pendidikan klinis, tetapi juga mendorong inovasi yang langsung menjawab persoalan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top