TUAL — Kapal Pelni KM Tatamailau akan berlayar dengan rute yang mencakup Pelabuhan Tual dan Ambon pada pekan pertama Juni 2026. Kapal ini menjadi salah satu moda transportasi utama bagi masyarakat di Maluku Utara dan Maluku yang mengandalkan jalur laut untuk mobilitas antarpulau.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Tatamailau dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tual pada tanggal tertentu dalam rentang 6–13 Juni 2026. Setelah itu, kapal akan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ambon sebelum kembali berlayar ke rute berikutnya.
Waktu sandar di setiap pelabuhan biasanya berlangsung antara 2 hingga 4 jam, tergantung pada kebutuhan bongkar muat barang dan penumpang. Calon penumpang diimbau untuk tiba di pelabuhan setidaknya 2 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in dan boarding.
KM Tatamailau melayani rute pelayaran yang menghubungkan sejumlah kota di Indonesia Timur, termasuk Sorong, Tual, Ambon, dan sejumlah pelabuhan kecil di Maluku. Kapal ini memiliki kapasitas angkut yang cukup besar untuk menampung penumpang serta muatan logistik antar daerah.
Berikut fakta singkat terkait jadwal KM Tatamailau edisi Juni 2026:
Masyarakat dapat mengakses jadwal terkini KM Tatamailau melalui aplikasi Pelni Mobile atau situs resmi PT Pelni. Informasi juga tersedia di kantor cabang Pelni di Tual dan Ambon.
Pihak PT Pelni mengingatkan agar penumpang selalu memeriksa kembali jadwal keberangkatan karena dapat berubah sewaktu-waktu akibat kondisi cuaca atau operasional pelabuhan. Tiket dapat dipesan secara online melalui kanal resmi Pelni untuk menghindari antrean di loket.
Keberadaan jadwal rutin KM Tatamailau menjadi penting bagi warga di Maluku Utara yang menggantungkan transportasi laut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Banyak penumpang memanfaatkan kapal ini untuk bepergian ke Ambon guna mengakses layanan rumah sakit atau universitas.
Seorang calon penumpang di Tual menyebut bahwa jadwal kapal yang jelas membantu perencanaan perjalanan, terutama saat musim angin barat yang kerap mengganggu jadwal penerbangan perintis.