Kapolda Maluku Utara Brigjen Arif Budiman Terima Pataka "Fodudara Ngon Moi-Moi" di Sofifi, Simbol Persaudaraan dan Pengabdian

Penulis: Galih Prayoga  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 10:47:15 WIB
Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Arif Budiman menerima Pataka "Fodudara Ngon Moi-Moi" sebagai simbol persaudaraan dan pengabdian.

SOFIFI — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Polda Maluku Utara di Sofifi, Sabtu (23/5/2026). Upacara serah terima Pataka "Fodudara Ngon Moi-Moi" digelar sebagai simbol estafet kepemimpinan dari Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si kepada Kapolda baru, Brigjen Pol. Arif Budiman.

Hadir dalam prosesi tersebut Wakapolda Maluku Utara, Irwasda, para pejabat utama, serta para Kapolres jajaran beserta pengurus Bhayangkari Daerah Maluku Utara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

Filosofi "Fodudara Ngon Moi-Moi" Jadi Pedoman Tugas

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Waris Agono menyampaikan bahwa Pataka "Fodudara Ngon Moi-Moi" bukan sekadar simbol institusi. Lebih dari itu, pataka tersebut merepresentasikan nilai persaudaraan, kebersamaan, dan soliditas seluruh personel Polda Maluku Utara dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram menjelaskan, filosofi pataka ini menjadi pedoman bagi setiap anggota. "Pataka Fodudara Ngon Moi-Moi memiliki filosofi persaudaraan, kebersamaan, dan hidup rukun yang menjadi pedoman seluruh personel Polda Maluku Utara dalam melaksanakan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ujarnya.

Komitmen Kapolda Baru: Profesionalisme dan Pelayanan Humanis

Brigjen Pol. Arif Budiman, selaku Kapolda Maluku Utara yang baru, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pengabdian dan menjaga marwah institusi Polri. Ia berjanji akan meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Momentum serah terima pataka ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran. "Kami berharap seluruh personel tetap menjaga soliditas, loyalitas, dan semangat kebersamaan dalam menghadapi dinamika tugas ke depan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku Utara tetap aman dan kondusif," tambah Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram.

Prosesi penyerahan Pataka "Fodudara Ngon Moi-Moi" memiliki makna mendalam sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dan penguatan soliditas internal di lingkungan Polda Maluku Utara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diyakini akan terus dijaga dan dirawat oleh seluruh personel.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: jurnalone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top