ScreenPlink Ubah Monitor Jadi Arena Tembak Laser Pakai Webcam

Penulis: Kemal Batubara  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:20:02 WIB
Proyek open-source ScreenPlink mengubah monitor menjadi arena latihan tembak laser dengan deteksi titik sasaran melalui webcam.

MALUKU UTARA — Proyek open-source bernama ScreenPlink mengubah layar monitor menjadi arena latihan tembak laser yang mendeteksi titik sasaran lewat webcam, dibangun memakai Claude Code dalam waktu sekitar dua minggu. Game ini mendukung mode satu dan dua pemain, cukup bermodal webcam, layar matte, serta laser trainer atau pointer biasa.

Pengguna Reddit dengan nama vkorost membagikan proyek yang ia kembangkan memakai Claude Code. ScreenPlink bekerja sebagai permainan latihan tembak kering (dry-fire) yang menjadikan monitor sebagai papan sasaran, sementara webcam di samping layar bertugas mengawasi permukaan monitor, bukan mengarah ke pemain.

Aplikasi menghitung piksel mana yang terkena sinar laser, lalu menampilkan lubang peluru di titik tersebut dan menjatuhkan target. Konsepnya menyerupai permainan light gun jadul, tetapi tanpa perlu konsol atau sensor khusus.

Spesifikasi dan Kebutuhan Perangkat

ScreenPlink tidak menuntut hardware mahal. Berikut kebutuhan minimalnya:

  • Webcam yang diletakkan di samping monitor
  • Layar monitor berjenis matte agar pantulan laser tidak mengganggu pembacaan
  • Laser trainer pistol atau laser cartridge yang dimasukkan ke senjata pribadi
  • Laser pointer biasa sebagai alternatif termurah

Mode Permainan dan Cara Kerja

Pengembang menyediakan sejumlah mode permainan, termasuk dukungan dua pemain dalam satu layar. Mekanismenya bergantung pada pembacaan visual webcam terhadap titik laser merah yang mengenai monitor.

Setiap tembakan yang terdeteksi langsung diterjemahkan menjadi koordinat piksel, kemudian aplikasi memunculkan efek lubang peluru dan animasi target terjatuh. Pendekatan ini membuat latihan tembak kering terasa lebih interaktif tanpa amunisi asli.

Open-Source dan Gratis

Kode ScreenPlink tersedia terbuka di repositori GitHub dan bisa dipakai tanpa biaya. Pengguna hanya perlu menyiapkan perangkat laser sendiri, karena proyek ini tidak menyertakan hardware apa pun.

Model open-source membuat proyek semacam ini mudah dimodifikasi, misalnya menambah mode permainan baru atau menyesuaikan sensitivitas deteksi laser. Bagi penggemar eksperimen coding, ScreenPlink juga bisa jadi contoh penerapan Claude Code untuk proyek computer vision sederhana.

Konteks Penggunaan Webcam sebagai Sensor

Tren memanfaatkan webcam untuk membaca layar memang sedang naik. Sebelumnya sempat muncul eksperimen serupa yang memakai Claude untuk memotret layar Samsung TV, meski tujuannya berbeda dan lebih bersifat pengujian keamanan.

ScreenPlink mengambil arah yang lebih ringan: hiburan rumahan dengan biaya minimal. Seluruh proses deteksi berjalan dari kombinasi webcam dan perangkat lunak, tanpa sensor inframerah atau aksesori gaming khusus.

Proyek ini paling cocok untuk pengguna yang punya laser pointer di rumah dan ingin mencoba latihan tembak kering yang lebih seru. Untuk pemakaian serius, akurasi tetap bergantung pada kualitas webcam, pencahayaan ruangan, dan jenis layar yang dipakai.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: xda-developers.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top