Taspen Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT, Jangkau 450 Jiwa di Pengungsian

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13:01 WIB
Taspen menyerahkan bantuan senilai Rp155 juta untuk korban gempa NTT yang menjangkau 450 jiwa di pengungsian.

MALUKU UTARA — Manajemen Taspen bergerak cepat setelah gempa dahsyat mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Komisaris Utama Taspen, Fary Djemy Francis, bersama Direktur Investasi Rifki Isnaini Hassan, turun langsung menyerahkan bantuan di Kota Kupang. Namun, rencana awal untuk menyalurkan bantuan secara langsung ke Kabupaten Ngada—wilayah yang paling parah terdampak—harus diubah karena adanya gempa susulan.

"Taspen Group turut berduka cita atas bencana yang terjadi dan dampaknya bagi masyarakat NTT. Hari ini Taspen menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Ngada yang sejatinya akan kami serahkan langsung, namun karena bencana gempa susulan yang terjadi, maka kami sampaikan bantuan ini kepada Pemerintah Kota Kupang," ujar Fary dalam keterangan resminya.

Rincian Bantuan: Dari Penerangan Hingga Obat-obatan

Bantuan yang disalurkan dirancang untuk menjawab kebutuhan darurat di lokasi pengungsian. Taspen mengirimkan tujuh unit genset senilai Rp70 juta untuk memastikan pasokan listrik tetap menyala, terutama untuk kebutuhan penerangan dan peralatan medis darurat. Selain itu, ada 25 unit terpal senilai Rp25 juta yang digunakan untuk memperkuat tempat tinggal sementara warga yang rumahnya rusak.

Untuk kebutuhan pangan, perusahaan pelat merah ini menyiapkan 400 paket sembako senilai Rp60 juta. Paket tersebut diharapkan mencukupi kebutuhan makan sehari-hari para pengungsi. Taspen juga menambahkan pasokan obat-obatan untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang kerap muncul pascabencana, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit kulit.

Kendala di Lapangan dan Dukungan untuk Peserta

Proses distribusi sempat terkendala masalah transportasi yang membuat pengiriman bantuan tertunda. Meski begitu, perwakilan Insan Taspen sudah tiba di lokasi sejak Senin (17/8) untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan memastikan bantuan segera sampai ke tangan warga. Kantor Cabang Taspen Ende bahkan lebih dulu menjangkau Kabupaten Ngada untuk menyerahkan bantuan langsung di titik pengungsian.

Di luar bantuan sosial, Taspen juga mencermati nasib para pesertanya di wilayah bencana. Tercatat ada 90.110 peserta pensiun dan peserta aktif Taspen yang berada di NTT. Perusahaan memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi, termasuk kemudahan akses layanan di tengah kondisi darurat.

Langkah lanjutan juga dilakukan dengan menggandeng Gekrafs NTT (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Nusa Tenggara Timur). Taspen menyerahkan bantuan tambahan agar organisasi tersebut bisa mengirimkan tenaga kesehatan ke lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

Bantuan ini sejalan dengan komitmen Taspen sebagai Center of Excellence untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti bencana alam. Perlindungan sosial bagi peserta dan warga sekitar menjadi prioritas yang terus diperkuat perusahaan.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top