Pencarian

Bos Nvidia Sebut Distilasi Model AI China Bagian dari Persaingan

Kamis, 01 Oktober 2026 • 18:49:01 WIB
Bos Nvidia Sebut Distilasi Model AI China Bagian dari Persaingan
CEO Nvidia Jensen Huang menilai distilasi model AI sebagai bagian dari persaingan industri, bukan pencurian.

MALUKU UTARA — CEO Nvidia Jensen Huang menilai distilasi model AI—melatih model baru memakai output model lain—sebagai bentuk persaingan, bukan pencurian. Pernyataan itu muncul di tengah tuduhan Gedung Putih terhadap perusahaan AI China dan ancaman sanksi Menteri Keuangan AS Scott Bessent sejak Juli lalu.

Jensen Huang menegaskan bahwa praktik distilasi model AI merupakan hal lumrah dalam industri teknologi. Menurutnya, mempelajari produk pihak lain untuk memahami cara kerjanya sudah menjadi bagian dari dinamika kompetisi global.

Pernyataan ini berseberangan dengan posisi pemerintah Amerika Serikat yang menyebut distilasi sebagai pencurian. Gedung Putih dan sejumlah pejabat AS menuding perusahaan AI China memakai metode tersebut untuk menyerap kemampuan model buatan perusahaan AS.

Apa Itu Distilasi Model AI

Distilasi model AI adalah teknik melatih model kecerdasan buatan baru menggunakan hasil keluaran (output) dari model lain yang sudah lebih dulu mapan. Cara ini memungkinkan pengembang meniru kemampuan model canggih dengan biaya komputasi lebih murah.

Praktik tersebut menjadi sumber ketegangan utama antara AS dan China dalam perlombaan supremasi AI. Pemerintah AS menilai metode ini merugikan perusahaan-perusahaan teknologi mereka yang telah berinvestasi besar dalam riset model dasar.

Ancaman Sanksi dari Washington

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut distilasi sebagai pencurian pada Juli lalu. Ia mengancam menjatuhkan sanksi kepada perusahaan luar negeri yang memakai metode itu untuk menyerap kemampuan model AI buatan perusahaan AS.

Awal bulan ini, Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur AS (CISA) menuduh perusahaan-perusahaan AI China menjalankan kampanye distilasi pengetahuan berskala industri. Tuduhan itu menyebut praktik tersebut melanggar ketentuan penggunaan dari perusahaan-perusahaan AS.

Anthropic Tuding Alibaba dan DeepSeek

Perusahaan pembuat AI Claude, Anthropic, menyatakan pada awal bulan ini menemukan Alibaba—pengembang deretan model AI Qwen—dan DeepSeek sama-sama terlibat dalam distilasi ilegal. Pihak China telah membantah seluruh tuduhan tersebut.

Huang menolak menyamakan distilasi dengan perampokan. Menurutnya, perusahaan lain kerap membongkar habis-habisan produk Nvidia untuk mempelajari cara kerjanya.

"Anda diizinkan untuk menguji produk orang lain semau Anda," kata Huang, dikutip dari CNBC.

Respons Jensen Huang

Huang mengakui dirinya sebenarnya lebih suka jika tidak ada pihak lain yang belajar dari produk Nvidia. Namun ia menilai persaingan tetap membawa dampak positif bagi industri secara keseluruhan.

"Saya sebenarnya lebih suka jika mereka tidak melakukannya. Saya benar-benar lebih suka tidak ada yang belajar dari produk kami, sehingga kami bisa diuntungkan dengan terus melaju mulus tanpa hambatan. Namun sejujurnya, persaingan membuat segalanya menjadi lebih baik," imbuhnya.

Ia juga menyindir perusahaan yang keberatan produknya dipelajari pihak lain. Menurut Huang, solusinya sederhana: kenali pelanggan sendiri, lalu matikan layanan jika tidak ingin dipakai pihak lain.

"Jika Anda tidak menyukai hal itu, jika Anda tidak suka orang lain menggunakan produk Anda, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengenali pelanggan Anda, lalu matikan layanan tersebut," ujar Huang.

Implikasi bagi Industri AI Global

Posisi Huang mencerminkan perbedaan pandangan antara pelaku industri dan pembuat kebijakan di AS. Nvidia sendiri adalah pemasok utama chip AI yang dipakai hampir semua perusahaan pengembang model, baik di AS maupun China.

Ketegangan soal distilasi berpotensi memengaruhi arah regulasi AI lintas negara, termasuk di Asia Tenggara dan Indonesia yang tengah menyusun kerangka tata kelola AI. Bagi pelaku startup AI lokal, isu ini menjadi sinyal bahwa praktik pengembangan model akan semakin diawasi secara global.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks