Pencarian

KM Permata Obi Tanggung Seluruh Kerusakan KM Queen Mary Usai Tabrakan di Pelabuhan Jailolo, Kapal Pengganti Disiapkan

Selasa, 18 Agustus 2026 • 18:29:01 WIB
KM Permata Obi Tanggung Seluruh Kerusakan KM Queen Mary Usai Tabrakan di Pelabuhan Jailolo, Kapal Pengganti Disiapkan
Lambung KM Queen Mary yang penyok akibat tabrakan di Pelabuhan Jailolo telah dilas sebagai bagian dari penanganan darurat sebelum perbaikan permanen di Bitung.

JAILOLO — Roda transportasi laut warga Halmahera Barat kembali bergerak setelah PT Permata Obi dan pemilik KM Queen Mary mencapai titik damai. Perusahaan pelayaran itu berkomitmen mengganti seluruh kerusakan yang dialami KM Queen Mary akibat insiden tabrakan di perairan Pelabuhan Jailolo.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan antara kedua belah pihak yang digelar pasca-kejadian. Kepala Cabang Jailolo PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi Wahab, membenarkan bahwa proses penanganan darurat terhadap fisik kapal telah disetujui dan selesai dikerjakan.

Lambung Dilas, Perjalanan ke Bitung Segera Dimulai

Faisal menjelaskan, bagian lambung KM Queen Mary yang penyok akibat benturan keras kini telah ditambal melalui proses pengelasan. Perbaikan sementara ini difokuskan untuk memastikan kapal memiliki kelaiklautan yang cukup sebelum menempuh perjalanan menuju lokasi perbaikan permanen.

“Untuk penyelesaian awal penanganan darurat sudah di-acc, sudah diselesaikan. Lambungnya sudah dilas, ditambal, untuk bagaimana kita melakukan perjalanan ke Bitung. Jadi nanti sudah di Bitung baru diperbaiki lagi, dikroscek lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Setibanya di galangan kapal Bitung, proses docking akan segera dilakukan untuk memastikan tidak ada kerusakan lain yang mengganggu keselamatan pelayaran. Manajemen berjanji mengawal proses perbaikan tersebut agar berjalan secepat mungkin.

Kapal Kayu Cahaya Nusantara Disiapkan sebagai Armada Pengganti

Demi menjaga kelancaran arus transportasi laut masyarakat, PT Ibu Putera Mandiri tengah mengupayakan kehadiran kapal kayu Cahaya Nusantara sebagai armada pengganti sementara. Namun, kapal tersebut masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi sebelum resmi beroperasi melayani rute yang sama.

“Untuk sementara ini kita mungkin antisipasi kapal kayu Cahaya Nusantara, cuma sementara ini masih proses pengurusan surat-surat. Tapi nanti docking dulu,” tambah Faisal.

Komitmen Penuh Ganti Rugi dari PT Permata Obi

Faisal menegaskan, pihak PT Permata Obi telah menyatakan komitmen penuh untuk membiayai seluruh perbaikan armada KM Queen Mary hingga kembali beroperasi. Hal ini menjadi kepastian bagi warga yang selama ini menggantungkan mobilitasnya pada kapal tersebut.

“Jadi kemarin dari hasil pertemuan dari kedua belah pihak, dari pihak pertama kapal Permata Obi dan Queen Mary bahwa kita sudah sepakati bahwa kerugian yang dialami Queen Mary itu dari pihak Permata Obi sudah sepakat bertanggung jawab menggantikan kerusakan yang dialami Queen Mary akibat tabrakan,” pungkasnya.

Manajemen menargetkan proses docking di Bitung dapat dipercepat agar KM Queen Mary segera kembali melayani masyarakat. “Pada intinya pihak Permata Obi siap ganti rugi semua kerusakan yang dialami Queen Mary,” tutup Faisal.

Follow lensaternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks