Pencarian

Hati-Hati, Aplikasi WhatsApp Palsu Ancam Data Pengguna Indonesia

Selasa, 02 Juni 2026 • 22:57:15 WIB
Hati-Hati, Aplikasi WhatsApp Palsu Ancam Data Pengguna Indonesia
WhatsApp resmi hadirkan fitur multi-akun untuk kelola dua nomor dalam satu ponsel.

MALUKU UTARA — Jakarta — WhatsApp kini memungkinkan pengguna mengelola dua nomor dalam satu ponsel secara resmi. Fitur ini hadir di tengah tingginya permintaan dari pekerja kantoran, pelaku UMKM, hingga pengusaha yang ingin memisahkan urusan bisnis dan keluarga tanpa harus membawa dua perangkat.

Sebelum fitur ini ada, banyak pengguna terpaksa menggunakan aplikasi modifikasi (mod) seperti GBWhatsApp atau WhatsApp Plus. Riset keamanan siber menunjukkan aplikasi ilegal itu rawan mencuri data pribadi, menyadap percakapan, dan bahkan membuat akun diblokir permanen oleh Meta.

Fitur Resmi: Langkah Tambah Akun Tanpa Logout

Fitur multi-akun resmi bekerja tanpa perlu keluar (logout) dari akun utama. Pengguna cukup masuk ke menu Settings di pojok kanan atas, klik tanda panah di samping nama profil, lalu pilih "Tambah Akun".

Nomor telepon kedua harus aktif untuk menerima kode verifikasi via SMS. Setelah terverifikasi, pengguna bisa mengatur foto profil, status, dan notifikasi masing-masing akun secara terpisah. Proses ini memakan waktu kurang dari dua menit.

Keunggulan utama metode ini adalah enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) tetap aktif di kedua akun. Meta juga memungkinkan pengguna menerapkan keamanan biometrik—sidik jari atau pengenalan wajah—secara independen untuk setiap akun.

Dampak Nyata: Efisiensi Biaya dan Risiko Keamanan

Fitur ini secara langsung menghemat pengeluaran pengguna yang sebelumnya harus membeli ponsel kedua. Dengan satu perangkat, pengguna bisa mengelola dua identitas digital secara simultan.

Namun, ada konsekuensi teknis. Menjalankan dua akun aktif membuat aplikasi melakukan sinkronisasi data dua kali lipat, yang berdampak pada konsumsi baterai dan RAM ponsel. Pengguna juga perlu cermat saat berpindah akun agar tidak salah kirim pesan—misalnya, mengirim pesan pribadi ke grup kantor.

  • Fakta Singkat Fitur Multi-Akun WhatsApp:
  • Dua akun dalam satu perangkat tanpa aplikasi pihak ketiga
  • Enkripsi end-to-end tetap berlaku untuk kedua akun
  • Notifikasi masing-masing akun berjalan mandiri
  • Keamanan biometrik bisa diatur terpisah per akun
  • Risiko: konsumsi baterai lebih boros dan potensi salah kirim pesan

Ancaman Aplikasi Ilegal Masih Mengintai

Meski fitur resmi sudah tersedia, masih banyak pengguna tergiur aplikasi modifikasi karena menawarkan fitur tambahan seperti menyembunyikan status online atau menghapus centang biru. Padahal, aplikasi itu tidak memiliki perlindungan enkripsi resmi dan sering digunakan untuk mencuri data percakapan.

Meta secara konsisten memblokir akun yang terdeteksi menggunakan aplikasi tidak resmi. Risiko terberat adalah kehilangan akses permanen ke seluruh riwayat chat dan kontak. Bagi pelaku bisnis yang mengandalkan WhatsApp untuk komunikasi pelanggan, kerugian ini bisa sangat mahal.

Dengan hadirnya fitur multi-akun resmi, pengguna di Indonesia kini punya opsi aman untuk mengelola dua nomor dalam satu genggaman—tanpa harus mempertaruhkan data pribadi demi kemudahan instan.

Bagikan
Sumber: mawar#4188

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks