MALUKU UTARA — Oldsmobile Aurora 1995 dengan odometer hanya 8.000 mil muncul di situs lelang Bring a Trailer, menawarkan sedan flagship V-8 yang nyaris tak tersentuh selama tiga dekade. Mobil ini mengingatkan pada era ketika Oldsmobile masih memproduksi sedan mewah bermesin delapan silinder, sebelum merek tersebut ditutup pada awal 2000-an. Lelang unit ini berakhir pada 23 September mendatang.
Bring a Trailer, platform lelang yang sama-sama bernaung di bawah Hearst Autos bersama Car and Driver, menampilkan contoh Aurora generasi pertama yang kondisinya mendekati baru. Odometer menunjukkan angka 8.000 mil, angka yang sangat tidak wajar untuk mobil produksi 1995 yang seharusnya sudah menempuh ratusan ribu kilometer.
Di bawah kap Aurora 1995 bersemayam mesin V-8 4.0 liter, versi kapasitas lebih kecil dari mesin Northstar milik Cadillac. Blok dan kepala silinder berbahan aluminium, dilengkapi double overhead camshaft. Konfigurasi semacam itu terbilang istimewa untuk produk General Motors era 1990-an.
Tenaga puncak yang diklaim mencapai 250 horsepower dengan torsi 260 pound-feet. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi otomatis empat percepatan. Bukan sedan sport sejati, tapi laju di jalan tol terasa ringan dan stabil berkat tenaga besar yang tersedia sejak putaran bawah.
Aurora bukan sekadar sedan mewah biasa. Pada Desember 1992, di sebuah sirkuit sepi di gurun Texas, tiga prototipe Aerotech melesat hingga 180 mph selama lebih dari sepekan, siang dan malam tanpa henti. Tujuannya membuktikan bahwa sedan keluarga empat pintu mampu menempuh jarak ekstrem.
Mesin 4.0 liter yang sama juga menggerakkan mobil balap ketahanan Oldsmobile Aerotech, turunan dari kendaraan pemecah rekor kecepatan. Aerotech tercatat mengumpulkan sekitar 47 rekor dunia selama masa pengujiannya. Sayangnya, Oldsmobile nyaris tidak mempublikasikan pencapaian itu ke publik luas.
Bentuk bodi Aurora lebih aerodinamis dibandingkan sedan Amerika sezamannya. Interiornya empuk dan lega, dirancang untuk perjalanan jauh. Kombinasi warna hijau eksterior dengan interior sandstone memberi kesan premium yang khas era 1990-an.
Sebagai grand tourer, Aurora generasi pertama memang layak disebut flagship. Mobil ini nyaman untuk menelan jarak ratusan kilometer, dengan tenaga V-8 yang memadai untuk menyalip di jalan bebas hambatan.
Meski Aurora dianggap salah satu mobil terbaik yang pernah dibuat Oldsmobile, model ini tidak mampu menyelamatkan merek tersebut. General Motors menghentikan produksi Oldsmobile kurang dari satu dekade setelah Aurora generasi pertama meluncur.
Bagi calon pemilik unit ini, ada nilai tambah tersendiri. Selain mendapatkan sedan mewah yang jarang dilirik kolektor, pembeli juga membawa pulang kisah uji ketahanan gurun Texas yang nyaris terlupakan. Mobil dengan odometer 8.000 mil ini siap dipakai menghadiri berbagai acara bertema 1990-an di Amerika Serikat.
Lelang Bring a Trailer untuk unit ini ditutup pada 23 September. Harga akhir belum dapat dipastikan, tapi kondisi ultralow miles biasanya mendorong penawaran jauh di atas harga pasar Aurora biasa.