Blok M Jadi Destinasi Favorit Wisman Malaysia, Andalkan Kuliner Viral

Penulis: Hendri Saputra  •  Selasa, 15 September 2026 | 16:32:01 WIB
Blok M menjadi destinasi favorit wisatawan Malaysia saat berkunjung ke Jakarta.

MALUKU UTARA — Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, menyebut Blok M sebagai salah satu destinasi yang paling diminati wisatawan Malaysia. Posisinya bahkan berada di urutan teratas daftar kunjungan mereka.

"Blok M adalah salah satu destinasi yang cukup diminati dan top of the list jika wisatawan Malaysia datang ke Jakarta," kata Made dalam konferensi pers Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Selasa (15/9/2026).

Kuliner Viral Dorong Minat Wisatawan

Perubahan pola wisata kuliner terlihat dari munculnya berbagai tren dalam beberapa waktu terakhir. Fenomena kimpul hingga ramainya kawasan Blok M menjadi contoh bagaimana makanan sederhana dan tempat makan tersembunyi bisa menarik perhatian wisatawan.

Kementerian Pariwisata menilai perkembangan ini sebagai bagian dari perubahan cara wisatawan, khususnya generasi muda, dalam mencari pengalaman kuliner. Makanan yang sebelumnya hanya dikenal masyarakat sekitar kini bisa ditemukan wisatawan dari berbagai daerah setelah muncul di media sosial.

Founder Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, mengatakan tren kuliner sebaiknya dibiarkan berkembang mengikuti preferensi wisatawan. Setiap orang punya selera berbeda, sehingga tujuan wisata kuliner bisa sangat beragam.

"Ada yang suka makanan yang memang misalnya pedas, dia akan mengarah ke tempat Manado misalnya," kata Vita dalam acara yang sama.

Semakin Lokal, Semakin Dicari

Di tengah perubahan selera tersebut, Vita melihat satu kecenderungan yang semakin kuat: wisatawan mulai tertarik pada pengalaman kuliner yang lebih lokal. Kondisi ini membuka peluang bagi daerah-daerah yang selama ini belum dikenal sebagai destinasi kuliner.

"Tren-tren yang hadir di Indonesia saat ini karena generasi Gen Z dan karena digital, ya, itu sangat menguntungkan. Artinya, daerah-daerah tersembunyi itu bisa kita dapatkan dari media sosial," ujarnya.

Made menambahkan, wisatawan saat ini bergerak ke arah "semakin lokal semakin istimewa". Makanan yang terlalu mainstream justru mulai ditinggalkan sebagian generasi muda yang ingin menemukan sesuatu yang lebih unik dan berbeda.

"Semakin lokal semakin istimewa, semakin ada di sekitar kita semakin dicari," kata Made.

Gastronomi Bukan Sekadar Makanan

Tren ini tidak hanya terjadi di daerah atau pada makanan tradisional. Kawasan perkotaan seperti Blok M menunjukkan bagaimana destinasi kuliner bisa tumbuh dari kombinasi lokalitas, keragaman makanan, dan kekuatan media sosial.

Wisatawan Malaysia yang datang ke Blok M dapat menemukan beragam makanan Indonesia, baik makanan tradisional maupun kuliner yang lebih baru. Keragaman inilah yang membuat kawasan tersebut punya daya tarik tersendiri dibanding destinasi kuliner lain di Jakarta.

Perubahan ini membuat gastronomi Indonesia memiliki ruang yang jauh lebih luas. Gastronomi tidak lagi hanya berbicara mengenai makanan yang disajikan di restoran, tetapi juga pengalaman menemukan makanan, tempat, budaya, hingga cerita di baliknya.

Bagi traveler yang ingin mencoba wisata kuliner di Blok M, kawasan ini mudah diakses dengan MRT Jakarta hingga Stasiun Blok M. Waktu terbaik berkunjung adalah sore hingga malam hari ketika sebagian besar tempat makan buka. Informasi terkini soal tenant dan jam operasional dapat dikonfirmasi langsung ke pengelola kawasan atau dinas pariwisata setempat.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top