Google Rombak Gemini dan Search untuk Musim Sekolah, Deep Research Kini Bisa Lewat Suara

Penulis: Indra Firmansyah  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:10:01 WIB
Berikut adalah 3–5 caption foto berita yang sesuai dengan permintaan:

MALUKU UTARA — Google memanfaatkan momen musim kembali ke sekolah dengan memperkenalkan sejumlah fitur anyar di ekosistem Gemini dan Search. Pembaruan ini dirancang untuk membantu pelajar dan mahasiswa mengelola materi kuliah, mempersiapkan ujian, hingga memahami topik kompleks dengan cara yang lebih interaktif. Bagi pengguna di Indonesia, beberapa fitur ini akan hadir secara global dalam beberapa pekan mendatang, meski sebagian lainnya masih terbatas di AS.

Deep Research di Gemini Live: Riset Cukup dengan Suara

Salah satu pembaruan paling signifikan adalah integrasi Deep Research ke dalam Gemini Live. Sebelumnya, fitur riset mendalam ini hanya bisa diakses melalui teks. Kini, pengguna bisa meminta laporan penelitian lengkap hanya dengan berbicara, lalu mendiskusikan hasil yang telah dibuat. Ini memungkinkan alur kerja yang lebih natural: Anda bertanya, AI menyusun laporan, dan Anda bisa menggali lebih dalam secara verbal.

Fitur ini sangat berguna untuk menyusun esai atau makalah. Alih-alih membaca puluhan artikel secara manual, Gemini bisa merangkum poin-poin penting dari berbagai sumber dan menyajikannya dalam satu laporan terstruktur. Setelah laporan selesai, Anda bisa langsung bertanya lebih lanjut, misalnya "jelaskan poin ketiga lebih detail" atau "apa kelemahan argumen ini?".

Penawaran Khusus Pelajar: AI Pro Gratis dan Diskon YouTube Premium

Google juga meluncurkan hub khusus pelajar di gemini.google.com/students. Halaman ini menampilkan berbagai penawaran dan alat bantu belajar seperti kartu flash (flashcards) dan kuis latihan. Untuk pelajar di AS, Google memberikan akses gratis satu tahun ke Google AI Pro yang biasanya berharga USD 19,99 per bulan (sekitar Rp 330 ribu). Ada juga paket bundel dengan YouTube Premium yang menawarkan diskon hingga 70 persen.

Sementara itu, untuk pelajar internasional, tersedia penawaran satu tahun langganan AI Plus seharga USD 4,99 per bulan (sekitar Rp 82 ribu). Penawaran ini jelas menyasar segmen mahasiswa yang membutuhkan kapasitas pemrosesan lebih besar dan fitur premium untuk menunjang kegiatan akademik.

Notebook Studi Makin Pintar: Integrasi Kalender dan Visual

Notebook studi yang diperkenalkan pada Juni lalu juga mendapatkan peningkatan fitur. Saat ini, pengguna sudah bisa mengunggah catatan dan materi kelas untuk mendapatkan rencana pelajaran dan kuis. Dalam beberapa pekan ke depan, Google akan menambahkan dukungan untuk grafik dan gambar dalam notebook tersebut.

Integrasi yang lebih menarik adalah dengan Google Calendar. Sistem akan secara otomatis menjadwalkan tenggat waktu dan jadwal ujian berdasarkan silabus yang Anda unggah. Bayangkan Anda tinggal memindai foto silabus, dan semua tanggal penting langsung masuk ke kalender digital Anda tanpa perlu mengetik manual satu per satu.

AI Mode dan Search: Kuis Kustom hingga Simulasi Interaktif

Google AI Overviews dan AI Mode kini dilengkapi dengan beragam alat studi baru. Search dapat menghasilkan alat dan simulasi kustom untuk menjelaskan topik yang rumit. Selain itu, ada fitur kuis latihan kustom untuk berbagai tes standar seperti ACT, AP, GRE, LSAT, MCAT, dan SAT. Contoh perintah yang bisa digunakan adalah: "buatkan kuis dengan kosakata yang paling sering diujikan untuk persiapan SAT saya".

AI Mode juga mendapatkan integrasi dengan Gemini Notebooks. Fitur ini muncul di panel samping dan memungkinkan pengguna untuk membuat notebook khusus untuk setiap kelas atau proyek. Anda bisa menambahkan slide, silabus, artikel, bahkan utas AI Mode sebelumnya yang relevan. Hasilnya, semua referensi materi Anda terkumpul di satu tempat, sehingga Anda bisa bertanya dan menganalisis topik berdasarkan materi yang sudah Anda miliki.

Google Lens: Kamera sebagai Tutor Pribadi

Fitur menarik lainnya datang dari Google Lens. Pengalaman belajar interaktif baru akan memungkinkan pengguna berdiskusi tentang konsep yang sulit dan memastikan pemahaman mereka sudah benar. Caranya cukup mudah: ambil foto soal atau catatan, dan Google Lens akan membantu menjelaskan. Fitur ini akan tersedia secara global dalam bahasa Inggris dalam beberapa pekan mendatang.

Rangkaian pembaruan ini menunjukkan arah Google yang semakin serius menggarap sektor pendidikan. Dengan menggabungkan kemampuan riset, organisasi materi, dan simulasi interaktif, Google berusaha menjadi pendamping belajar yang komprehensif. Bagi pelajar di Indonesia, fitur-fitur seperti notebook terintegrasi kalender dan kuis kustom bisa menjadi alat bantu yang efektif, meski perlu menunggu ketersediaan bahasa Indonesia untuk hasil yang lebih optimal.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top