Surat Pemindahan Home Base Malut United ke Semarang Beredar, I-League Buka Suara Soal Konsekuensi Pengurangan Poin

Penulis: Jamal Nasution  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:46:32 WIB
Surat permohonan pemindahan home base Malut United ke Semarang beredar luas di media sosial.

TERNATE — Isu kepergian Malut United dari Kota Ternate mengguncang pecinta sepak bola di Maluku Utara. Surat resmi PT Malut Maju Sejahtera (MMS) yang memuat permohonan perubahan nama klub menjadi Jateng United FC dan pemindahan domisili ke Semarang telah beredar luas di berbagai platform media sosial sejak Kamis (18/6/2026). Hingga Jumat malam, pihak manajemen klub belum memberikan klarifikasi resmi.

Konsekuensi Kompetisi: Potensi Dua Poin Hangus

Direktur Kompetisi I-League, Asep Saputra, angkat bicara dalam acara League Talk 1.0 di Kantor I-League, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Ia mengakui telah mendapatkan tembusan surat tersebut, namun secara organisasi belum ada pengajuan resmi yang masuk ke meja mereka.

"Yang pasti kami berbicara dalam lingkup fungsi dan tata kelola sebuah organisasi sepakbola. Kalau secara spesifik memang kami belum mendapatkan sesuatu yang resmi," ujar Asep, dikutip dari laman Kompas.com.

Asep menekankan bahwa setiap klub telah menjalani proses Club Licensing yang menjadi dasar kelayakan mengikuti kompetisi musim 2026/2027. Jika ada perubahan pada lima aspek utama—termasuk infrastruktur stadion—klub berpotensi menerima sanksi.

"Kalau kita melihat regulasi Super League, salah satu konsekuensinya adalah potensi pengurangan dua poin," jelas Asep.

Manajemen Klub: Kami Sedang Berlibur, Belum Tahu

Salah satu manajemen Malut United yang dikonfirmasi melalui telepon seluler mengaku kaget dengan informasi yang beredar. Ia menyebut belum mendapatkan arahan resmi terkait isu perubahan nama dan home base.

"Kami sedang berlibur, belum ada informasi apa-apa soal klub, saya juga kaget mendapat informasi dari media," ungkapnya, Jumat (19/6/2026) malam. Ia berjanji akan memberikan keterangan setelah ada kepastian dari internal klub.

Isi Surat: Tujuan ke PSSI dan Tembusan ke LIB

Surat bernomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026 itu ditujukan kepada Pengurus PSSI. Selain perubahan nama menjadi Jateng United FC, klub milik pengusaha David itu juga mengajukan permohonan pemindahan home base dari Stadion di Ternate ke Semarang, Jawa Tengah.

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, Dirk Soplanit, dan Direktur Zainuddin Umasangadji. Tembusan surat juga dikirimkan kepada Direksi PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta dan Asprov PSSI Jawa Tengah di Semarang.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Laskar Kie Raha?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PSSI maupun PT LIB mengenai status surat tersebut. Para suporter Malut United di Ternate dan sekitarnya masih menunggu kepastian nasib klub kebanggaan mereka. Jika perubahan ini terealisasi, Malut United akan menjadi tim kedua asal Indonesia Timur yang pindah home base ke Pulau Jawa dalam dua tahun terakhir.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: indotimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top