HALMAHERA BARAT — Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat resmi mencanangkan Desa Dodinga sebagai Kampung Wallace dalam pembukaan Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2026. Festival tahunan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata ini digelar di Kecamatan Jailolo Selatan, Maluku Utara.
Pencanangan tersebut mengacu pada sejarah panjang Dodinga sebagai salah satu lokasi penelitian Alfred Russel Wallace, ilmuwan yang dikenal sebagai Bapak Biogeografi Dunia. Melalui tema "Goustu Tu Dodinga", pemerintah daerah ingin mengoptimalkan potensi wisata lokal yang sebelumnya belum tergarap maksimal.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Djoanda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Halmahera Barat yang memilih Dodinga sebagai pusat penyelenggaraan FTJ tahun ini. Menurutnya, kawasan ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi melalui jalur wisata jejak Wallace.
“Saya berharap kawasan ini dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi melalui jalur wisata jejak Wallace yang mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat setempat,” ujar Sherly.
Bupati Halmahera Barat, James Uang, menegaskan bahwa pencanangan Kampung Wallace memiliki visi yang lebih luas. Langkah ini, kata dia, dirancang sebagai ruang pembelajaran sejarah, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan literasi lingkungan bagi generasi mendatang.
“Pariwisata harus menjadi instrumen pembangunan yang mengintegrasikan budaya, ekonomi kreatif, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” tegas James.
Acara pembukaan FTJ 2026 berlangsung meriah dengan suguhan tarian tradisional Cakalele dari Sanggar Starsa Dodinga. Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Halmahera Barat, Reinhard Bunga, menjelaskan bahwa festival ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan SKPD, instansi vertikal Pemda Halmahera Barat, serta ketua organisasi kepemudaan dan ormas setempat.