LABUHA — Kepala BPS RI Dr. Amalia Adininggar Widyasanti tak hanya melantik pengurus ISEI Komisariat Halmahera Selatan. Ia juga menjadi keynote speaker dalam seminar nasional yang digelar bersamaan dengan pelantikan tersebut.
Dalam sambutannya, Amalia menekankan potensi sumber daya alam Maluku Utara harus didukung data akurat dan kolaborasi lintas sektor. “Penguatan sektor agromaritim sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah kepulauan,” ujarnya di Labuha, pekan lalu.
Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyebut forum ini menjadi wadah penting untuk menghimpun gagasan dalam memperkuat sektor agromaritim.
“Seminar ini menjadi wadah penting untuk menghimpun gagasan dan rekomendasi dalam memperkuat sektor agromaritim serta pembangunan wilayah kepulauan yang berkelanjutan di Halmahera Selatan maupun Maluku Utara secara umum,” kata Helmi dalam sambutannya.
Seminar nasional menghadirkan tujuh narasumber dari berbagai bidang. Mereka adalah Handi Susila (Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Utara), Adi Surahmat (Kepala OJK Maluku Utara), Dr. E. Ida Hidayanti, Prof. Johan Fahri, Supriyadi Latif (Direktur CSR PT Harita Group), Dr. Ahmad Basir, Dr. Muamil Sunan, dan Dr. Irham.
Diskusi mencakup penguatan ekonomi berbasis sumber daya lokal, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, akses pembiayaan, serta tanggung jawab sosial perusahaan. Kebijakan pembangunan wilayah kepulauan berkelanjutan juga menjadi topik utama.
Ketua ISEI Cabang Ternate Koordinator Provinsi Maluku Utara, Prof. Dr. Rusman Suleman, menyatakan pembentukan komisariat ini bagian dari upaya memperkuat kontribusi pemikiran organisasi terhadap pembangunan daerah. Sekretaris ISEI Maluku Utara, Dr. M. Thahrim Imam, menambahkan seminar ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
Melalui pelantikan ini, ISEI Maluku Utara menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Halmahera Selatan dan Maluku Utara secara umum.