SOFIFI — Isu miring yang menyebut Halmahera Utara sebagai "salah pilih tuan rumah" untuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) V Maluku Utara langsung dibantah tuntas oleh Ketua Panitia Besar. Makmur Gamgulu menegaskan dirinya tidak pernah melontarkan pernyataan kontroversial tersebut.
"Saya tidak pernah mengatakan bahwa salah memilih Halmahera Utara sebagai tuan rumah PORPROV. Justru sebaliknya, saya memberikan apresiasi kepada panitia lokal yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik," ujar Makmur dalam pernyataan resminya.
Di tengah polemik, Makmur membeberkan mekanisme pendanaan yang telah disepakati bersama antara panitia besar dan kontingen. Anggaran untuk akomodasi serta konsumsi atlet dibagi dengan proporsi 60 persen ditanggung panitia besar, sementara 40 persen sisanya menjadi tanggungan masing-masing kontingen.
"Misalnya, jika kebutuhan konsumsi suatu kontingen mencapai Rp100 juta, maka panitia besar menanggung Rp60 juta, sedangkan sisanya Rp40 juta menjadi tanggung jawab kontingen. Skema yang sama juga berlaku untuk akomodasi," jelasnya.
Khusus untuk biaya wasit dan juri, Makmur memastikan seluruhnya dibebankan kepada panitia besar. Ia mengakui penyelenggaraan event olahraga sebesar PORPROV selalu dihadapkan pada berbagai tantangan, namun hal itu dinilai wajar dalam kegiatan berskala besar yang melibatkan banyak pihak.
Alih-alih menyalahkan tuan rumah, Makmur justru menilai pelaksanaan PORPROV V di Kabupaten Halmahera Utara secara umum berlangsung sukses. Kesuksesan itu, menurutnya, tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah, panitia lokal, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat setempat.
"Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan PORPROV V. Semangat kebersamaan dan sportivitas harus terus dijaga demi kemajuan olahraga Maluku Utara," pungkasnya.
Makmur pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan tidak ikut menyebarkan narasi yang berpotensi memicu kesalahpahaman. Ia berharap isu negatif yang beredar tidak mengganggu semangat sportivitas yang telah terbangun selama ajang bergengsi ini berlangsung.