TERNATE — Peta persaingan Porprov V Maluku Utara 2026 berubah drastis. Kontingen Kota Ternate sukses mengkudeta posisi Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang sebelumnya memuncaki klasemen perolehan medali. Hingga Kamis (11/6/2026) pukul 23.00 WIT, Ternate mengoleksi 24 emas, 17 perak, dan 21 perunggu—total 62 medali.
Kunci keberhasilan ini terletak pada pembinaan olahraga yang dilakukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate. Performa gemilang para atlet di berbagai cabang olahraga (cabor) menjadi motor utama pergerakan posisi Ternate di papan atas.
Kabupaten Halmahera Utara, yang bertindak sebagai tuan rumah, harus puas bertahan di posisi kedua. Kontingen Halut mengumpulkan 33 medali dengan rincian 20 emas, 10 perak, dan 3 perunggu. Meski sukses mengamankan posisi runner-up, jarak perolehan medali emas dengan Kota Ternate terpaut empat keping.
Di peringkat ketiga, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mengoleksi 23 medali, terdiri dari 4 emas, 5 perak, dan 14 perunggu. Kabupaten Pulau Morotai menempel ketat di posisi keempat dengan 6 medali (2 emas, 2 perak, 2 perunggu).
Halmahera Timur menunjukkan konsistensi di posisi kelima. Meski baru mengantongi 2 medali emas, kontingen ini berhasil memborong 17 medali perunggu. Sementara itu, perjuangan berat masih harus dihadapi Kabupaten Pulau Taliabu yang hingga Kamis malam belum membuka keran medali pertama mereka.
Total medali yang sudah diperebutkan mencapai 140 keping, terdiri dari 55 emas, 40 perak, dan 45 perunggu. Peluang bagi seluruh daerah untuk memperbaiki posisi masih terbuka lebar, mengingat sejumlah cabor andalan masih mempertandingkan nomor-nomor krusial di sisa kompetisi.
Jika tren positif terus berlanjut, Ternate berpeluang mempertahankan statusnya sebagai Juara Umum Porprov V 2026 dengan selisih angka yang meyakinkan dari para pesaingnya. Performa konsisten yang ditunjukkan sejauh ini mempertegas dominasi Kota Rempah dalam peta olahraga Maluku Utara.