TOBELO — PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) kembali menorehkan prestasi di bidang lingkungan. Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara diserahkan Bupati Piet Hein Babua pada Selasa (2/6/2026) di Kantor Bupati, Tobelo. Pemberian ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Utara.
Penghargaan diberikan berdasarkan sejumlah program pengelolaan lingkungan yang dijalankan secara konsisten oleh NHM. Penilaian mencakup pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3), reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan lingkungan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Perusahaan juga dinilai memiliki kontribusi nyata di luar area tambang. Dukungan itu berupa bantuan bibit tanaman kehutanan, program penanaman mangrove, dan partisipasi sebagai sponsor dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara. Berbagai inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen NHM dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di daerah itu.
Wakil Direktur Operasi sekaligus Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rara Dodo Lawolo, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, penghargaan ini patut kita syukuri. NHM menerima apresiasi atas kontribusi pengelolaan lingkungan di dalam maupun di luar area tambang. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim, tidak hanya Departemen Environment, tetapi juga berkat kolaborasi yang baik lintas departemen,” ujar Rara.
Manajer Departemen Health, Safety and Environment (HSE) NHM, Widi Wijaya, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik. “Alhamdulillah, ini merupakan penghargaan kedua yang diterima NHM secara berturut-turut. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan kaidah good mining practice sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Widi.
Menurut Widi, NHM terus berupaya mewujudkan visi sebagai salah satu perusahaan pertambangan hijau (green mining company) di Indonesia. Upaya tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik internal maupun eksternal perusahaan, termasuk pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Penghargaan ini menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
NHM meyakini bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap regulasi. Kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor utama. Perusahaan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Halmahera Utara atas penghargaan tersebut dan berkomitmen terus meningkatkan kinerja lingkungan serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.