DARUBA — Wilayah pesisir timur laut Halmahera kembali merasakan getaran gempa bumi pada Kamis (4/6/2026). BMKG melalui rilis resmi dan unggahan di media sosial melaporkan gempa terjadi pukul 12:57 WIB dengan magnitudo 3,7.
Pusat gempa terletak di koordinat 2.12 Lintang Utara dan 128.39 Bujur Timur. Lokasi episenter berada di laut, tepatnya 13 kilometer timur laut Daruba, ibu kota Kabupaten Pulau Morotai.
BMKG mencatat gempa ini termasuk kategori gempa dalam dengan kedalaman 223 kilometer. Karakteristik gempa dalam biasanya tidak menimbulkan kerusakan signifikan di permukaan karena energi getarannya telah teredam saat mencapai lapisan kerak bumi.
"Gempa bumi ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi di Laut Maluku. Informasi yang kami rilis bersifat final dan akurat," tulis BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip Headline.co.id.
Hingga Jumat pagi, BPBD setempat belum menerima laporan dampak kerusakan infrastruktur atau korban. Meski magnitudo tergolong kecil, getaran sempat dirasakan oleh sebagian warga di pesisir Daruba.
BMKG mengimbau masyarakat Daruba dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Wilayah Maluku Utara memang dikenal sebagai salah satu zona seismik aktif di Indonesia karena berada di jalur pertemuan lempeng Eurasia dan Pasifik.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut. Masyarakat diminta mengakses kanal resmi BMKG untuk informasi terkini dan akurat mengenai gempa bumi.