Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Daruba Maluku Utara, Pusat di 223 Kilometer di Bawah Laut

Penulis: Jamal Nasution  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 17:13:31 WIB
Gempa magnitudo 3,7 terjadi di 13 kilometer timur laut Daruba, Maluku Utara, Kamis siang.

DARUBAWilayah pesisir timur laut Halmahera kembali merasakan getaran gempa bumi pada Kamis (4/6/2026). BMKG melalui rilis resmi dan unggahan di media sosial melaporkan gempa terjadi pukul 12:57 WIB dengan magnitudo 3,7.

Pusat gempa terletak di koordinat 2.12 Lintang Utara dan 128.39 Bujur Timur. Lokasi episenter berada di laut, tepatnya 13 kilometer timur laut Daruba, ibu kota Kabupaten Pulau Morotai.

Kedalaman 223 Kilometer, Getaran Tak Terasa Kuat di Permukaan

BMKG mencatat gempa ini termasuk kategori gempa dalam dengan kedalaman 223 kilometer. Karakteristik gempa dalam biasanya tidak menimbulkan kerusakan signifikan di permukaan karena energi getarannya telah teredam saat mencapai lapisan kerak bumi.

"Gempa bumi ini merupakan jenis gempa menengah akibat aktivitas subduksi di Laut Maluku. Informasi yang kami rilis bersifat final dan akurat," tulis BMKG dalam keterangan resmi yang dikutip Headline.co.id.

Belum Ada Laporan Kerusakan, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang

Hingga Jumat pagi, BPBD setempat belum menerima laporan dampak kerusakan infrastruktur atau korban. Meski magnitudo tergolong kecil, getaran sempat dirasakan oleh sebagian warga di pesisir Daruba.

BMKG mengimbau masyarakat Daruba dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Wilayah Maluku Utara memang dikenal sebagai salah satu zona seismik aktif di Indonesia karena berada di jalur pertemuan lempeng Eurasia dan Pasifik.

Fakta Singkat Gempa Daruba Siang Ini

  • Magnitudo: 3,7
  • Waktu: Kamis, 4 Juni 2026, pukul 12:57 WIB
  • Lokasi: 13 kilometer timur laut Daruba, Kabupaten Pulau Morotai
  • Kedalaman: 223 kilometer
  • Dampak: Nihil kerusakan dan korban (data sementara)

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut. Masyarakat diminta mengakses kanal resmi BMKG untuk informasi terkini dan akurat mengenai gempa bumi.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: headline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top