MALUKU UTARA — Ajang Piala Dunia edisi 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih dalam hitungan bulan. Namun, satu rekor yang sudah berusia 31 tahun dipastikan tak akan tergoyahkan di turnamen mendatang. Roger Milla, mantan bomber Pelita Jaya yang mentas di Liga Indonesia, masih memegang status pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia.
Milla mencetak gol ke gawang Rusia pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Saat itu, usianya sudah menginjak 42 tahun 39 hari. Meski Kamerun kalah telak 1-6 di laga tersebut, gol Milla menjadi momen bersejarah yang abadi.
Di bawah Milla, ada Pepe yang menempati posisi kedua. Bek Portugal ini mencetak gol sundulan ke gawang Swiss pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar. Usianya saat itu 39 tahun 283 hari, membantu Portugal menang 6-1.
Cristiano Ronaldo menyusul di posisi ketiga. Megabintang Portugal itu mencatatkan gol penalti ke gawang Ghana di Piala Dunia 2022 saat berusia 37 tahun 292 hari. Menariknya, Ronaldo sempat duduk di peringkat kedua sebelum disalip rekan setimnya, Pepe, hanya dalam hitungan pekan di turnamen yang sama.
Posisi keempat ditempati Gunnar Gren dari Swedia. Ia mencetak gol di semifinal Piala Dunia 1958 melawan Jerman Barat saat berusia 37 tahun 236 hari. Gol itu membawa Swedia melaju hingga final. Sementara Cuauhtémoc Blanco dari Meksiko melengkapi lima besar.
Ini bukan kali pertama Roger Milla memegang rekor tersebut. Sebelumnya, ia sudah menjadi pencetak gol tertua di Piala Dunia 1990 saat berusia 38 tahun. Artinya, Milla memecahkan rekornya sendiri empat tahun kemudian.
Pencapaian Milla di usia kepala empat menjadi bukti bahwa Piala Dunia bukan hanya milik pemain muda. Veteran seperti Pepe dan Ronaldo di edisi 2022, serta Gren di era 1950-an, menunjukkan bahwa pengalaman dan naluri gol tidak luntur dimakan usia.
Daftar lima pencetak gol tertua di Piala Dunia: