SANANA — Polemik soal kelengkapan alat kesehatan di RSUD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, kembali menghangat. Keluarga pasien mengungkapkan keluhan mendalam terkait minimnya fasilitas penunjang medis yang seharusnya menjadi standar pelayanan dasar di rumah sakit daerah tersebut.
Berdasarkan keluhan yang disampaikan, tidak ada satu pun alat untuk menangani penyakit jantung di RSUD Sanana. Mulai dari alat rekam aktivitas jantung dasar (Elektrokardiogram/EKG), alat pacu jantung (pacemaker), hingga Holter Monitor—alat pemantau jantung jangka panjang—diklaim tidak tersedia. Akibatnya, dokter tidak bisa melakukan pemeriksaan langsung dan pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain yang lebih lengkap.
Ketiadaan alat juga dirasakan di unit laboratorium. Dua alat utama, yaitu Hematology Analyzer untuk pemeriksaan darah lengkap otomatis dan Spektrofotometer untuk tes biokimia, disebut belum ada. Tanpa alat ini, pemeriksaan dilakukan secara manual yang dinilai berisiko menghasilkan