TERNATE — Sebanyak 366 peserta turun di Kejuaraan Open Water Swimming 2026, naik dari 200 peserta pada tahun sebelumnya. Panitia menyiapkan bonus total Rp127 juta, dengan rincian Rp10 juta untuk juara pertama, Rp5 juta juara kedua, dan Rp3 juta juara ketiga di setiap kategori.
Perlombaan mempertandingkan tiga kategori: pelajar putra dan putri jarak 250 meter, umum putra dan putri 500 meter, serta TNI/Polri dan instansi sejauh 500 meter. Pantai Falajawa dipilih lagi sebagai lokasi, seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.
Sherly menilai kemampuan berenang belum sepadan dengan kondisi geografis daerahnya. Menurut dia, sekitar 70 persen wilayah Maluku Utara berupa laut, tetapi masih banyak anak yang berenang dengan teknik belum benar.
"Maluku Utara ini kurang lebih 70 persen wilayahnya adalah laut. Namun, kenyataannya masih banyak anak-anak kita yang berenang dengan cara yang belum benar. Padahal, kemampuan berenang adalah life skill yang sangat krusial, terutama bagi anak-anak kita yang tinggal di daerah kepulauan," kata Sherly.
Karena itu, renang didorong masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler, bukan sekadar pelajaran tambahan musiman. Kolam renang Lanal Ternate akan dimanfaatkan agar siswa SD, SMP, dan SMA berlatih dengan teknik yang benar.
Pemprov Maluku Utara akan mendata pelatih renang yang tersedia. Pendataan itu menjadi dasar pembinaan berjenjang bagi pelajar, dari tingkat sekolah hingga jenjang prestasi.
Selain menekan risiko tenggelam, program ini diharapkan melahirkan atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional. Renang dinilai sebagai keterampilan bertahan hidup yang paling relevan bagi warga kepulauan.
Sherly meminta peserta mengutamakan keselamatan selama berlomba. Ia mengingatkan pentingnya pemanasan dan peregangan sebelum turun ke air.
"Semoga ke depan hadiahnya bisa ditambahkan semakin besar lagi, sehingga yang menang senyumnya makin lebar. Namun yang terpenting, utamakan keselamatan, lakukan stretching (peregangan) yang benar agar performa optimal, dan junjung tinggi sportivitas," ujarnya.
Komandan Pangkalan TNI AL Ternate Kolonel Laut (P) Ristanto Putra menyebut kejuaraan ini sebagai wadah menjaring bibit atlet renang potensial dari Maluku Utara. Ia juga meminta peserta tampil maksimal tanpa mengabaikan keselamatan di laut.
Selain ajang prestasi, kegiatan rutin di Pantai Falajawa ini diharapkan menumbuhkan kesadaran warga menjaga kebersihan laut. Dampak ekonomi juga menyasar pelaku UMKM di sekitar lokasi lomba.