TERNATE — PP-HPMS menegaskan tidak ingin menjadi menara gading, melainkan jembatan kolaborasi bagi pembangunan Kepulauan Sula. Bung Mono menyampaikan agenda konsolidasi internal dan eksternal organisasi saat berada di Ternate. Menurut dia, Sula tidak bisa dibangun sendiri dan butuh gotong royong semua pihak.
"Agenda kami jelas, konsolidasi internal untuk memperkuat rumah besar HPMS, dan kolaborasi eksternal untuk memperluas manfaat. Sula tidak bisa dibangun sendiri, butuh gotong royong," ujar Bung Mono, Ketua Bidang External dan Jaringan Strategis PP-HPMS, Minggu (12/10/2026) di Ternate.
Empat Pilar Kolaborasi yang Akan Dieksekusi
Bidang External dan Jaringan Strategis memaparkan empat pilar kolaborasi strategis yang akan segera dijalankan. Keempatnya menyasar pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan.
- Pemprov Maluku Utara: PP-HPMS akan beraudiensi dengan Gubernur Maluku Utara, Dinas Pendidikan Provinsi, dan Kesbangpol Provinsi. Fokusnya mendorong kuota beasiswa provinsi untuk mahasiswa Sula, advokasi percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas kepulauan, dan pelibatan pemuda Sula dalam program kepemudaan provinsi.
- Pemda Kepulauan Sula: sebagai mitra utama, PP-HPMS akan roadshow ke Sanana untuk bertemu langsung dengan Bupati, DPRD, dan seluruh OPD terkait. Tuntutan konkretnya transparansi dan penambahan anggaran beasiswa daerah, penyediaan asrama mahasiswa yang layak, serta keterlibatan HPMS dalam Musrenbang Kepemudaan.
- Perusahaan swasta dan BUMN: dialog resmi akan dibuka dengan pihak swasta dan BUMN yang memiliki IUP di Sula. PP-HPMS mendorong realisasi CSR yang lebih tepat sasaran untuk dunia pendidikan, pelatihan kewirausahaan pemuda, dan program unggulan HPMS Career Link untuk akses magang dan kerja bagi kader Sula.
- OKP dan organisasi kepemudaan: PP-HPMS akan merangkul dan menjadi inisiator Forum Silaturahmi OKP di Sula, dengan kunjungan ke HMI Cabang Sanana, PMII, IMM, GMNI, KNPI Sula, Karang Taruna, dan BEM STAI Babussalam Sula.
Beasiswa hingga Asrama Mahasiswa Jadi Tuntutan Konkret ke Pemda Sula
Dari empat pilar itu, Pemda Kepulauan Sula menjadi sasaran utama karena dianggap mitra terdekat dalam pelayanan langsung ke warga. PP-HPMS membawa tiga tuntutan konkret yang menyangkut akses pendidikan dan ruang partisipasi pemuda. Roadshow ke Sanana dijadwalkan menyasar Bupati, DPRD, dan seluruh OPD terkait.
Transparansi dan penambahan anggaran beasiswa daerah menjadi poin pertama yang disorong. Dua poin lain adalah penyediaan asrama mahasiswa yang layak dan keterlibatan HPMS dalam Musrenbang Kepemudaan.
Dorong CSR Tepat Sasaran dari Perusahaan Pemegang IUP
Di sisi lain, PP-HPMS menyoroti peran perusahaan swasta dan BUMN yang beroperasi di Sula. Dialog resmi akan dibuka untuk mendorong realisasi CSR yang lebih tepat sasaran. Sasaran programnya mencakup dunia pendidikan, pelatihan kewirausahaan pemuda, dan HPMS Career Link sebagai jalur magang serta kerja bagi kader Sula.
Satukan Visi Pemuda Sula Lewat Forum Silaturahmi OKP
PP-HPMS juga menyiapkan langkah merangkul organisasi kepemudaan se-Kepulauan Sula. Organisasi ini akan menjadi inisiator Forum Silaturahmi OKP di Sula. Kunjungan direncanakan ke HMI Cabang Sanana, PMII, IMM, GMNI, KNPI Sula, Karang Taruna, dan BEM STAI Babussalam Sula.
"Kalau kita kompak di Sula, kuat di Provinsi. Kalau kita kuat di Provinsi, kita bisa bicara di tingkat Nasional. Ini saatnya pemuda Sula bersatu," tegas Bung Mono.
Dalam waktu dekat, Bidang External dan Jaringan Strategis PP-HPMS akan mengeluarkan jadwal resmi roadshow audiensi. HPMS sendiri merupakan organisasi kedaerahan yang mewadahi pelajar, mahasiswa, dan orang Sula yang tersebar di seluruh Indonesia.