TERNATE — Upacara dan syukuran Hari Ulang Tahun ke-81 TNI di Korem 152/Babullah dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Slamet Hariyadi, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, serta jajaran Forkopimda Maluku Utara dan Kota Ternate. Turut hadir para prajurit dan keluarga besar Korem 152/Babullah.
Danrem menyebut momentum ulang tahun sebagai kesempatan memperkuat tekad prajurit dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan negara, dan melindungi kekayaan Nusantara. Ia juga menyoroti tantangan yang datang dari dinamika ruang informasi dan kognitif.
Lima Nilai PRIMA yang Diminta Dipegang Prajurit
Dalam amanatnya, Danrem meminta seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan budaya PRIMA sebagai pedoman pengabdian sehari-hari. Lima nilai itu dijabarkan sebagai berikut:
- Profesional: menguasai tugas dan tanggung jawab, memelihara kemampuan lewat latihan sungguh-sungguh dan realistis, serta melaksanakan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
- Responsif: meningkatkan kepekaan terhadap perubahan lingkungan tugas, mengenali potensi ancaman sejak dini, dan bertindak cepat, tepat, serta terukur.
- Integratif: membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional.
- Modern: menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi, lalu menggunakannya secara optimal dan terintegrasi.
- Adaptif: menjadikan penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, dan latihan dengan perkembangan ancaman.
Ancaman Ruang Informasi Jadi Perhatian Khusus
Danrem mengingatkan adanya tantangan nyata dari dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara. Menurutnya, penguatan TNI harus diimbangi peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit sesuai bidang tugas masing-masing.
Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh sumber daya yang dipercayakan negara dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
"Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan itu satu kehormatan bagi kita sekaligus amanah yang wajib kita jaga," ujar Danrem dalam amanatnya.
PRIMA Diminta Jadi Arah Pengembangan Kemampuan TNI
Danrem menegaskan kelima penekanan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten. Menurutnya, PRIMA juga menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang.
"Momentum HUT ke-81 harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad kita untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur," katanya.
Di akhir amanatnya, Danrem mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. TNI PRIMA! TNI Kuat Bersama Rakyat! Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur," pungkasnya.