Pencarian

Tujuh Ruangan SMAN 7 Kota Ternate di Pulau Moti Ludes Terbakar

Selasa, 05 Mei 2026 • 12:03:05 WIB
Tujuh Ruangan SMAN 7 Kota Ternate di Pulau Moti Ludes Terbakar
Kebakaran melanda tujuh ruangan administrasi SMAN 7 Kota Ternate di Pulau Moti.

TERNATE — Musibah kebakaran hebat melanda gedung SMA Negeri 7 Kota Ternate yang terletak di Jalan Tanjung Pura, Kelurahan Takofi, Kecamatan Pulau Moti, Senin (4/5/2026). Insiden yang terjadi menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIT, menghanguskan satu deretan bangunan vital di sekolah tersebut.

Api dilaporkan menjalar dengan sangat cepat karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam ruangan. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari area bagian belakang gedung.

Kronologi: Api Diduga Berasal dari Percikan di Dapur

Warga Kelurahan Takofi yang melihat kejadian tersebut menyatakan bahwa titik api bermula dari bagian dapur sekolah. Dalam waktu singkat, si jago merah merembet ke bangunan utama yang berada dalam satu baris.

“Api bermula dari percikan di ruang dapur, kemudian merembet sangat cepat ke seluruh ruangan kantor dan ruang Kepala Sekolah,” ujar salah seorang warga Takofi yang ikut membantu proses pemadaman.

Embusan angin dan kondisi bangunan membuat api sulit dikendalikan pada menit-menit awal. Warga setempat segera berkumpul secara swadaya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kebakaran tidak meluas ke pemukiman sekitar.

Tujuh Ruang Administrasi dan Kantor Kepala Sekolah Ludes

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiel dipastikan cukup besar. Sebanyak tujuh ruangan yang terdiri dari ruang administrasi (kantor) dan ruang Kepala Sekolah dilaporkan ludes terbakar tanpa sempat menyelamatkan dokumen-dokumen penting.

Pihak kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem kelistrikan di salah satu ruangan.

“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Warga sudah berupaya maksimal menjaga agar api tidak menjalar ke gedung laboratorium dan ruang kelas yang bersebelahan,” tambah warga tersebut.

Warga Lokalisir Api Guna Cegah Dampak Lebih Luas

Keberhasilan warga dalam melokalisir pergerakan api menjadi faktor kunci selamatnya bangunan lain. Gedung laboratorium dan deretan ruang kelas yang letaknya berdekatan berhasil diselamatkan dari amukan si jago merah.

Hingga Selasa dini hari, warga masih berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara terkait kelanjutan aktivitas belajar mengajar pasca-hangusnya ruang administrasi tersebut.

Insiden ini menambah daftar panjang musibah kebakaran fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan yang membutuhkan respons cepat armada pemadam kebakaran setempat.

Bagikan
Sumber: kieraha.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks