Ternate — Prakirawan BMKG Dewi menyampaikan peringatan cuaca untuk sejumlah wilayah di Maluku Utara. Pada pukul 12.37 WIT, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat telah terpantau dan diperkirakan akan terjadi sekitar pukul 13.10 WIT dengan durasi hingga pukul 15.10 WIT.
Wilayah Terdampak Langsung
Potensi hujan lebat menyasar Kabupaten Halmahera Barat di wilayah Loloda dan Tabaru. Di Kabupaten Halmahera Tengah, hujan berpotensi terjadi di Patani Utara, Weda Tengah, Patani Barat, dan Patani Timur.
Kabupaten Halmahera Utara juga masuk zona dampak, meliputi Tobelo, Loloda Utara, Tobelo Utara, Tobelo Barat, Galela Barat, Galela Utara, Galela Selatan, dan Kao Barat. Sementara Kabupaten Halmahera Selatan berpotensi terdampak di Obi Selatan, Bacan Timur, Bacan, Bacan Barat, Bacan Barat Utara, Bacan Selatan, Bacan Timur Selatan, Bacan Timur Tengah, Gane Barat Utara, Kepulauan Joronga, dan Obi Timur.
Perluasan Potensi ke Kabupaten Lainnya
BMKG mencatat potensi cuaca ekstrem masih dapat meluas ke wilayah tambahan. Di Kabupaten Halmahera Timur, cuaca serupa terpantau di Wasile, Wasile Selatan, Wasile Tengah, Wasile Utara, Wasile Timur, Maba Utara, dan Kota Maba.
Kabupaten Pulau Morotai berpotensi mengalami hujan lebat di Morotai Selatan dan Morotai Selatan Barat. Di Kabupaten Pulau Taliabu, wilayah Taliabu Barat Laut, Lede, dan Taliabu Utara juga masuk daftar. Kota Tidore Kepulauan khususnya di Oba Utara, Oba Tengah, dan Oba Selatan turut terancam.
Perluasan lebih lanjut mencakup Jailolo, Ibu, dan Sahu Timur di Halmahera Barat; Weda, Pulau Gebe, dan Weda Timur di Halmahera Tengah. Di Halmahera Utara, potensi meluas ke Galela, Tobelo Selatan, Malifut, dan Kao Utara. Halmahera Selatan kemungkinan mencakup Gane Barat, Obi, dan Gane Timur Tengah.
Dampak dan Himbauan Peringatan
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama yang disertai petir dan angin kencang. Warga diminta berhati-hati terhadap dampak seperti pohon tumbang dan genangan air yang dapat terjadi di berbagai wilayah.
Prakirawan BMKG menekankan bahwa kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 15.10 WIT. Masyarakat Maluku Utara disarankan untuk mengambil langkah antisipasi dan mengurangi aktivitas outdoor di area-area yang berpotensi terkena dampak cuaca buruk selama periode peringatan berlaku.