SANANA — Penemuan jasad pria berinisial M itu bermula saat warga melihat tubuh mengapung di perairan pantai Desa Mangega. Warga Desa Fogi tersebut diketahui sebelumnya sedang bersama dua rekannya sebelum ditemukan tak bernyawa.
Hingga kini, penyidik belum bisa memastikan aktivitas yang dilakukan ketiganya sebelum peristiwa terjadi. Polres Sula masih mendalami kronologi dan penyebab pasti kematian korban.
Aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 21.01 WIT, tak lama setelah laporan masuk. Proses evakuasi jenazah dilakukan malam itu juga di lokasi penemuan.
Dua rekan korban yang berada bersamanya sebelum kejadian menjadi pihak pertama yang dimintai keterangan. Polisi memilih mengamankan salah satu dari mereka untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain satu orang rekan, penyidik mengamankan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio milik korban. Kendaraan tersebut kini berada di kantor polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Belum ada keterangan resmi soal penyebab kematian, termasuk apakah ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Polres Sula juga belum merinci hasil pemeriksaan awal terhadap rekan yang diamankan.
Kasus ini menambah daftar kejadian yang menimpa warga pesisir Kepulauan Sula. Wilayah tersebut dikenal memiliki banyak aktivitas warga di laut, mulai dari melaut hingga penyeberangan antardesa.
Pihak kepolisian belum menyampaikan jadwal pemeriksaan lanjutan atau kemungkinan autopsi. Warga diimbau menunggu hasil penyidikan resmi sebelum menarik kesimpulan sendiri.