Alwi Farhan Tembus 10 Besar Dunia, Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Menguat

Penulis: Hendri Saputra  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:51:01 WIB
Alwi Farhan menembus 10 besar dunia pada Oktober 2026 setelah sebelumnya berada di peringkat 46 dunia.

MALUKU UTARA — Alwi Farhan melesat dari peringkat 46 dunia pada Januari 2025 ke posisi 10 besar dunia pada Oktober 2026, salah satu bukti regenerasi bulu tangkis nasional berjalan kencang. PBSI bersama BNI selaku mitra strategis menegaskan pembinaan atlet muda jadi kunci menjaga kesinambungan prestasi Indonesia di panggung internasional.

Lonjakan peringkat juga dialami Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed. Pemain muda itu naik dari posisi 158 dunia menjadi peringkat 29 dunia, menembus persaingan elite tunggal putra yang selama ini didominasi nama-nama senior.

Di sektor ganda putra, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menunjukkan lompatan paling mencolok. Dari kisaran peringkat 500 dunia, keduanya kini menembus peringkat 14 dunia.

Peringkat Alwi Farhan, Ubed, dan Raymond/Nikolaus di Papan Dunia

  • Alwi Farhan: peringkat 46 dunia (Januari 2025) menjadi 10 besar dunia (Oktober 2026)
  • Moh. Zaki Ubaidillah (Ubed): peringkat 158 dunia menjadi 29 dunia
  • Raymond Indra/Nikolaus Joaquin: kisaran 500 dunia menjadi 14 dunia

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi yang terus diperkuat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Atlet muda diberi ruang membangun pengalaman, mental bertanding, dan kemampuan bersaing di level internasional.

BNI: Indikator Penting Bukan Cuma Jumlah Medali

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyebut perkembangan atlet muda sebagai salah satu indikator penting dalam menjaga kesinambungan prestasi bulu tangkis Indonesia.

"Yang membuat kami optimistis bukan hanya jumlah medali yang diraih, tetapi bagaimana kita melihat semakin banyak atlet muda Indonesia berkembang dan mulai masuk ke persaingan papan atas dunia. Bagi BNI, inilah salah satu indikator bahwa proses pembinaan dan regenerasi perlu terus dijaga secara konsisten," ujar Okki dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).

Sebagai strategic partner PBSI selama lebih dari lima tahun, BNI mendukung pengembangan bulu tangkis nasional, termasuk pembinaan atlet muda, penyelenggaraan kompetisi, serta kesempatan bertanding di level nasional dan internasional.

Kejurnas PBSI 2025 Diikuti 775 Atlet dari 34 Provinsi

Salah satu dukungan terhadap pengembangan talenta dari daerah diwujudkan melalui wondr by BNI Kejuaraan Nasional PBSI. Pada Kejurnas 2025, ajang tersebut diikuti 775 atlet dari 34 provinsi.

Kejurnas menjadi ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang menuju jenjang pembinaan yang lebih tinggi. BNI juga mendukung keikutsertaan atlet Indonesia dalam Indonesia Masters, Badminton Asia Championships, Indonesia Open, Thailand Open, serta Badminton Asia Junior Championships sepanjang 2026.

Alasan Regenerasi Tak Boleh Bergantung pada Satu Generasi

Menurut Okki, regenerasi menjadi penting agar prestasi bulu tangkis Indonesia tidak bergantung pada satu generasi.

"BNI meyakini bahwa membangun juara bukan hanya tentang mencapai kemenangan hari ini, tetapi juga memastikan adanya generasi berikutnya yang siap melanjutkan prestasi Indonesia. Karena itu, kami ingin hadir dalam prosesnya, mulai dari pembinaan, memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang dan bertanding, hingga mendukung mereka ketika mencapai level internasional," kata Okki.

Dia menambahkan, keberlanjutan pembinaan membutuhkan konsistensi program, kesempatan bertanding, kualitas tim pendukung, serta kolaborasi berbagai pihak dalam satu ekosistem.

"Enam medali Asian Games adalah sebuah pencapaian yang patut kita syukuri. Namun, bagi kami, nilai yang lebih penting adalah bagaimana pencapaian ini menjadi pijakan untuk membangun generasi berikutnya. Kami berharap kolaborasi BNI, PBSI, pemerintah, atlet, pelatih, dan seluruh ekosistem bulu tangkis dapat terus melahirkan lebih banyak juara yang mengharumkan nama Indonesia di dunia," ujar Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung pengembangan talenta dan sumber daya manusia Indonesia yang unggul serta berdaya saing. Sejalan dengan perjalanan delapan dekade dan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI memperkuat dukungan terhadap pembinaan dan regenerasi atlet sebagai bagian dari kontribusi bagi olahraga nasional.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: investortrust.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top