Domain .ai.id Resmi Dibuka untuk Umum, Startup hingga Individu Bisa Daftar

Penulis: Indra Firmansyah  •  Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:19:31 WIB
Pendaftaran domain .ai.id resmi dibuka untuk umum sejak 5 Oktober 2026.

MALUKU UTARA — Masyarakat umum kini dapat mendaftarkan domain .ai.id untuk membangun identitas digital di bidang kecerdasan artifisial, dibuka sejak 5 Oktober 2026 tanpa dokumen khusus. Pendaftaran dilakukan lewat registrar resmi domain.id dengan mekanisme first come, first served. Pembukaan ini memperluas akses bagi startup, peneliti, hingga individu yang mengembangkan produk berbasis AI di Indonesia.

Pembukaan pendaftaran umum domain .ai.id menandai peralihan dari fase Sunrise ke fase General Availability. Pada fase awal peluncuran, jumlah pendaftar disebut mencapai 1.000 pihak yang terdiri dari berbagai kalangan.

Domain .ai.id merupakan domain tingkat kedua berbasis kode negara Indonesia yang ditujukan khusus bagi ekosistem kecerdasan buatan. Kehadirannya diposisikan sebagai identitas digital bagi pelaku AI yang ingin memperkenalkan produk, layanan, riset, dan inovasi kepada publik.

Siapa Saja yang Bisa Mendaftar

Domain ini terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari startup, perusahaan teknologi, pengembang AI, peneliti, institusi pendidikan, komunitas, hingga individu yang mengembangkan produk atau layanan berbasis kecerdasan buatan.

Tidak ada dokumen khusus yang disyaratkan dalam proses pendaftaran. Nama domain yang masih tersedia bisa didaftarkan oleh pihak yang lebih dahulu menyelesaikan proses registrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Mekanisme Pendaftaran dan Ketersediaan

Pendaftaran dilakukan melalui registrar resmi domain.id dengan mekanisme first come, first served. Artinya, siapa pun yang lebih dulu menyelesaikan registrasi berhak atas nama domain tersebut selama masih tersedia.

Pembukaan akses untuk umum ini diharapkan memperluas penggunaan .ai.id, baik di dalam negeri maupun di tingkat global. Domain ini dikelola sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas digital Indonesia di tengah perkembangan teknologi AI.

Antusiasme Fase Awal dan Harapan Pengelola

Ketua Umum Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA), Prof. Hammam Riza, menyatakan antusiasme terhadap domain tersebut telah terlihat sejak tahap awal peluncuran.

"Dengan dimulainya fase General Availability, pendaftaran .ai.id telah resmi dibuka untuk umum. Kami berharap akses yang semakin luas ini dapat mendorong lebih banyak startup, perusahaan, peneliti, institusi pendidikan, komunitas, maupun individu untuk memanfaatkan .ai.id dalam membangun identitas digital sekaligus memperkuat ekosistem AI Indonesia," ujar Hammam dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikINET.

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), Isnawan, menyebut dibukanya pendaftaran untuk umum memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat. Pandi mendukung pengembangan .ai.id bersama Korika sebagai bagian dari penguatan identitas digital Indonesia.

"Kami berharap kemudahan akses ini dapat memperluas penggunaan .ai.id dan mendorong semakin banyak pihak untuk membangun identitas digital yang kuat serta berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem kecerdasan artifisial Indonesia," ungkapnya.

Konteks Ekosistem AI Nasional

Domain .ai.id hadir di tengah pertumbuhan layanan berbasis kecerdasan artifisial di Indonesia, dari sektor fintech, edutech, hingga layanan publik. Bagi pelaku usaha digital, domain ini berfungsi ganda: penanda lokasi sekaligus sinyal spesialisasi di bidang AI.

Pembukaan akses umum ini memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dan individu pengembang untuk tampil setara dengan korporasi dalam hal identitas digital. Proses registrasi kini sepenuhnya bergantung pada ketersediaan nama dan kecepatan pendaftar.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top