KRL INKA Selesai Diperbaiki, Perjalanan Lintas Bogor Kembali 392

Penulis: Kemal Batubara  •  Minggu, 20 September 2026 | 08:50:30 WIB

MALUKU UTARA — KAI Commuter menambah empat perjalanan Commuter Line lintas Bogor mulai Senin, 21 September 2026, setelah PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA merampungkan perawatan menyeluruh satu rangkaian KRL iE305 atau seri CLI-225. Penambahan ini mengembalikan total perjalanan di seluruh lintas menjadi 1.065 perjalanan, dari sebelumnya 1.061 perjalanan sejak 10 September 2026.

Paragraf pembuka: Perawatan intensif atau general check-up terhadap rangkaian CLI-225 dilakukan INKA bersama KAI Commuter dan PT KAI, melibatkan tim engineering serta quality assurance. Pemeriksaan berlangsung di dua fasilitas overhaul, yakni Depok dan Manggarai, dengan fokus pada sistem dan komponen utama untuk memastikan aspek keselamatan, keandalan, dan fungsi sarana tetap optimal.

Rangkaian itu resmi diserahkan kembali kepada KAI Commuter pada Sabtu, 19 September 2026, dan langsung dioperasikan untuk melayani pengguna lintas Bogor. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyebut penambahan empat perjalanan ini untuk mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut masyarakat yang memakai commuter line Bogor sebagai mobilitas harian.

Dampak ke Pengguna Lintas Bogor

Data KAI Commuter mencatat volume pengguna awal minggu di lintas Bogor sebelum perawatan menembus lebih dari 492 ribu orang. Saat perawatan berlangsung, rata-rata pengguna turun menjadi 440 ribu orang per hari atau susut 10,6 persen. Setelah pola peredaran sarana diatur, jumlah pengguna yang terlayani kembali naik menjadi lebih dari 454 ribu orang.

Karina berharap pengoperasian kembali empat perjalanan ini memberi ruang gerak bagi pengguna untuk menyesuaikan perjalanan, terutama pada awal minggu yang menjadi hari dengan volume tertinggi. "Dengan pengoperasian kembali 4 perjalanan commuter line Bogor diharapkan memberikan ruang gerak pengguna untuk kembali menyesuaikan perjalanannya. Terutama pada awal minggu yang merupakan hari dengan volume tertinggi," ujarnya.

Sisa Enam Trainset Menunggu Giliran

Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA Nanang Agung Rohmandiyas menuturkan, proses terhadap enam trainset lainnya dilakukan secara bertahap. Satu trainset sudah menyelesaikan seluruh tahapan general check-up dan diserahkan kembali ke KAI Commuter.

Dua trainset ditargetkan selesai pada minggu keempat September, dua trainset berikutnya pada akhir September atau awal Oktober, dan dua trainset terakhir pada akhir minggu pertama Oktober. "Satu trainset telah menyelesaikan seluruh tahapan General Check Up dan sudah kami serahkan kembali kepada KAI Commuter untuk digunakan dalam pelayanan," ujar Nanang.

INKA menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan selama proses perawatan berlangsung. Nanang memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menuntaskan tahapan pemeriksaan dengan tetap menjaga standar keselamatan dan keandalan sarana.

Rekayasa Peredaran Sarana Belum Dicabut

KAI Commuter masih memberlakukan rekayasa peredaran sarana, khususnya di lintas Tanjung Priok. Pengoperasian rangkaian commuter line di lintas itu belum menggantikan kembali penggunaan rangkaian commuter line Bandara Soetta.

Layanan perjalanan commuter line Bandara Soetta juga masih dalam penyesuaian, dengan melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap hari. KAI Commuter akan terus mengevaluasi penyesuaian operasional perjalanan imbas perawatan sarana KRL, dengan tetap memperhatikan jumlah jadwal perjalanan dan peredaran sarana di seluruh lintas setiap hari.

Penutup: Pengoperasian kembali rangkaian CLI-225 menjadi penanda berangsur pulihnya kapasitas angkut commuter line setelah perawatan menyeluruh menekan jumlah perjalanan sejak 10 September 2026. Bagi pengguna lintas Bogor, tambahan empat perjalanan ini menjadi sinyal bahwa jadwal harian berangsur kembali normal seiring rampungnya perawatan enam trainset sisa secara bertahap hingga awal Oktober.

Reporter: Kemal Batubara
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top