RSUD Chasan Boesoirie Maluku Utara Operasi Tumor Dasar Otak Lewat Hidung, 2 Pasien Stabil

Penulis: Indra Firmansyah  •  Sabtu, 19 September 2026 | 08:46:01 WIB

TERNATE — Tim dokter RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Provinsi Maluku Utara menjalankan operasi tumor dasar otak lewat rongga hidung pada dua pasien dalam triwulan ini. Keduanya kini dalam kondisi klinis stabil dan menjalani proses pemulihan. Teknik yang dipakai memanfaatkan kamera khusus untuk melihat area operasi secara langsung, sehingga dokter bisa mencapai lokasi tumor tanpa membuat sayatan besar di bagian luar kepala.

Bagaimana Kamera Khusus Membantu Dokter Mencapai Tumor

Dokter Bedah Saraf RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Dede Frisky Wiyanjana, Sp.BS, menjelaskan teknik minimal invasif ini diterapkan untuk kasus-kasus tertentu pada area dasar otak. Menurut dia, kamera tersebut membantu tim medis memantau area operasi secara langsung.

"Pada kasus yang sesuai, operasi dapat dilakukan melalui rongga hidung untuk mencapai lokasi tumor tanpa perlu membuka bagian luar kepala secara luas. Teknik ini menggunakan kamera khusus yang membantu dokter melihat area operasi secara langsung," ujar dr. Dede.

Ia menegaskan tidak semua kasus tumor dasar otak bisa ditangani dengan metode ini. Penentuan metode operasi, kata dia, bergantung pada hasil pemeriksaan dan pertimbangan medis.

"Penentuan metode operasi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan pertimbangan medis, termasuk lokasi, ukuran, serta karakteristik tumor dan kondisi pasien," jelasnya.

Penyiapan Tenaga Medis dan Peralatan Berlangsung Bertahap

Pengembangan layanan ini dilakukan secara bertahap. Rumah sakit menyiapkan tenaga medis, fasilitas, serta peralatan penunjang bedah saraf yang memadai sebelum teknik tersebut diterapkan.

Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes, menyampaikan peningkatan kapasitas layanan rujukan di Maluku Utara mengutamakan aspek keselamatan dan kebutuhan medis pasien.

"Pengembangan layanan spesialistik dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan rumah sakit. Yang utama adalah memastikan pelayanan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi medis setiap pasien," kata dr. Rosita.

Harapan agar Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

Manajemen rumah sakit berharap layanan ini menjadi alternatif penanganan medis bagi masyarakat Maluku Utara. Pasien dengan kondisi yang sesuai diharapkan tidak harus dirujuk ke luar daerah.

Layanan bedah saraf di rumah sakit rujukan provinsi itu terus dikembangkan seiring kesiapan fasilitas dan tenaga medis. Bagi warga yang membutuhkan, penentuan metode operasi tetap dilakukan lewat pemeriksaan medis lebih dulu.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top