Kapolda Malut Panen Perdana Melon Hidroponik di Lahan Sempit, Dorong Warga Kembangkan Pertanian Greenhouse

Penulis: Jamal Nasution  •  Rabu, 16 September 2026 | 23:22:01 WIB
Kapolda Maluku Utara memimpin panen perdana melon hidroponik di greenhouse lingkungan Polda Maluku Utara.

SOFIFI — Panen perdana melon hidroponik digelar di lingkungan Polda Maluku Utara, Rabu (16/9/2026). Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman bersama Ketua Bhayangkari Rinny Arif dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku Utara. Budidaya melon dilakukan di dalam greenhouse yang memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan kepolisian daerah tersebut.

Program ini dikembangkan Polda Maluku Utara bersama Bhayangkari sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan. Kapolda menilai hasil panen itu membuktikan lahan sempit tetap bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pertanian bernilai ekonomi.

Greenhouse Hidroponik Jadi Solusi Lahan Minim

Menurut Kapolda, penggunaan greenhouse dan sistem hidroponik memungkinkan lahan yang terbatas dimanfaatkan secara lebih produktif. Pola serupa tidak hanya untuk melon, tetapi juga dapat diterapkan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

"Hari ini Polda Maluku Utara panen perdana melon hidroponik yang bekerja sama dengan Bhayangkari. Kami juga mendukung program pemerintah, yaitu ketahanan pangan," kata Arif Budiman.

Ia menyebut pemanfaatan lahan minim lewat greenhouse hidroponik menjadi cara konkret menggarap potensi pertanian di tengah keterbatasan ruang. Melon dipilih sebagai komoditas perdana yang ditanam di instalasi tersebut.

Dorongan untuk Personel dan Warga Maluku Utara

Kapolda berharap apa yang dilakukan di lingkungan Polda Maluku Utara dapat menjadi contoh bagi personel kepolisian maupun masyarakat. Menurut dia, pola hidroponik bisa ditiru siapa saja yang memiliki lahan terbatas di rumah atau pekarangan.

"Memanfaatkan lahan yang minim kita buat greenhouse hidroponik yang kita tanamkan melon dan hari ini melaksanakan panen bersama-sama dengan jajaran Polda Maluku Utara," ujarnya.

Ia menilai hasil dari lahan sempit itu dapat menambah penghasilan keluarga jika dikelola dengan baik. Karena itu, ia mendorong personel dan warga memaksimalkan lahan yang tersedia untuk menanam buah maupun sayuran.

Harapan agar Warga Ikut Kembangkan Hidroponik

Arif Budiman menyatakan potensi pertanian hidroponik di Maluku Utara cukup besar untuk dikembangkan masyarakat. Ia berharap pola budidaya ini tidak berhenti di lingkungan kepolisian saja.

"Ini menjadi salah satu contoh untuk memotivasi anggota maupun masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang minim untuk memaksimalkan tanaman buah-buahan maupun sayuran, sehingga bisa menambah penghasilan," katanya.

"Saya berharap masyarakat bisa ikut mengembangkan pola hidroponik ini, sehingga potensi yang sangat bagus di Maluku Utara ini bisa dikembangkan oleh masyarakat di Maluku Utara," pungkasnya.

Panen perdana ini menjadi penanda awal program ketahanan pangan berbasis lahan sempit di lingkungan Polda Maluku Utara. Pola greenhouse hidroponik yang sama berpeluang direplikasi untuk komoditas lain sesuai potensi lahan masing-masing warga.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: poskomalut.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top