MALUKU UTARA — Angka 59,8 km/liter tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Revo Fit di tengah gempuran motor matic. Hasil ini diperoleh dari pengukuran metode ECE R40, standar yang kerap digunakan pabrikan untuk simulasi berkendara di perkotaan. Jika dihitung secara matematis, dengan kapasitas tangki 4 liter, potensi jarak tempuh maksimalnya mencapai 239,2 km—cukup untuk pulang-pergi Jakarta-Bandung tanpa singgah ke SPBU.
Di balik efisiensi bahan bakarnya, Revo Fit mengandalkan mesin 110cc berpendingin udara. Teknologi injeksi PGMFI (Programmed Fuel Injection) menjadi kunci pembakaran yang lebih optimal dan responsif. Mesin ini sanggup memproduksi tenaga maksimal 8,91 PS pada 7.500 rpm serta torsi puncak 8,76 Nm di 6.000 rpm.
Rasio kompresi mesinnya berada di angka 9,3:1. Menariknya, meski sudah injeksi, Honda tetap membekali Revo Fit dengan starter kaki di samping starter elektrik. Ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi konsumen yang menginginkan motor dengan perawatan simpel dan minim risiko aki soak.
Saat ini lini Revo terbagi menjadi dua varian dengan perbedaan harga dan fitur yang cukup signifikan. Honda Revo Fit diposisikan sebagai pintu masuk dengan harga paling terjangkau, sementara Revo X menawarkan kelengkapan lebih untuk kebutuhan harian.
Selisih harga nyaris Rp 2 juta tersebut membuat Revo X memiliki keunggulan dari sisi keamanan. Varian tertinggi ini sudah dilengkapi sistem kunci kontak berpengaman dengan fitur auto lock (Auto Secure Key Shutter) yang mencegah pencurian dengan cara menduplikat kunci.
Honda tidak main-main dalam urusan kepraktisan. Tangki bensin 4 liter disebutkan tadi, plus bagasi serbaguna di bawah jok dengan kapasitas 7 liter—cukup untuk menyimpan jas hujan atau helm half face. Pijakan kaki pembonceng juga menggunakan material aluminium yang diklaim lebih kuat dan memberi kesan sporty.
Soal keselamatan, Revo Fit dan Revo X sama-sama mengandalkan rem cakram di roda depan. Kombinasi ini dinilai memberikan deselerasi yang memadai untuk penggunaan harian di jalanan perkotaan yang padat.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2007 lalu, Revo series memang konsisten menyasar konsumen yang mengutamakan faktor ekonomi. Di tengah harga motor baru yang terus merangkak naik, keberadaan Revo Fit yang masih di bawah Rp 19 juta menjadi opsi rasional bagi mereka yang butuh kendaraan kerja dengan biaya operasional minimal. (dry/din)