TERNATE — Prosesi pengibaran bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Ternate berjalan sukses dan lancar. Enam pelajar yang dipercaya mengemban tugas inti dalam barisan Paskibraka berhasil menjalankan perannya masing-masing dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Rangkaian prosesi mulai dari persiapan, pengambilan bendera, hingga pengibaran di hadapan peserta upacara berlangsung tertib. Keberhasilan ini menjadi puncak dari rangkaian latihan dan pembinaan yang telah mereka jalani sebelumnya.
Di balik momen khidmat tersebut, terdapat enam pelajar yang mengemban tugas krusial dengan latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Mereka dipersatukan oleh satu tanggung jawab untuk menyukseskan jalannya upacara kemerdekaan.
Riski Pratama Saidi, siswa SMA Negeri 4 Kota Ternate, dipercaya sebagai Komandan Kelompok 17. Ia merupakan putra dari Aipda Junaidi Saidi, anggota Polri yang bertugas di Ditpolairud Polda Maluku Utara. Sementara itu, M. Raditya Risman, juga dari SMA Negeri 4 Kota Ternate, bertugas sebagai Komandan Kelompok 8. Raditya adalah putra seorang PNS yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.
Dari SMA Negeri 8 Kota Ternate, ada Yasmin yang dipercaya sebagai pembawa baki. Ayahnya, Abubakar Albaar, bekerja sebagai karyawan swasta, sedangkan ibunya, Muhlisa, merupakan PNS. Dari sekolah yang sama, Farhana Assyfa Pandawa mendapat tugas sebagai Ekor 8. Ayahnya bekerja sebagai karyawan swasta, sementara ibunya, Nurhaeni Soleman, merupakan wiraswasta sekaligus penjual kue.
Dua pelajar lainnya berasal dari sekolah berbeda. Muhammad Aksa Marsaoly dari SMA Negeri 1 Kota Ternate bertugas sebagai pengait bendera. Ia berasal dari keluarga dengan kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS. Adapun Fagih Putra Mahli dari SMA Negeri 8 Kota Ternate mengemban tugas sebagai pembentang bendera. Ayahnya merupakan PNS, sedangkan ibunya mengurus rumah tangga.
Meski berasal dari sekolah dan lingkungan keluarga yang berbeda, keenam pelajar tersebut mampu menunjukkan kekompakan yang solid di lapangan. Perbedaan profesi orang tua, mulai dari anggota Polri, PNS, karyawan swasta, hingga wiraswasta, justru menjadi gambaran nyata bahwa semangat persatuan dapat tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat.
Mereka memperoleh kesempatan yang sama untuk berdiri di hadapan masyarakat dan menjalankan tugas dalam peringatan hari kemerdekaan. Kedisiplinan, ketepatan gerakan, dan kekompakan menjadi kunci utama dalam menuntaskan tugas tersebut.
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Ternate turut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekda Rizal Marsaoly, serta jajaran Forkopimda. Hadir pula para ketua organisasi wanita se-Kota Ternate, pimpinan instansi vertikal, para asisten, staf ahli, kepala OPD, veteran, pejabat eselon III dan IV, serta personel TNI/Polri dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA serta masyarakat umum juga memadati lapangan upacara untuk menyaksikan jalannya prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Suksesnya pengibaran bendera ini menjadi penutup dari rangkaian prosesi yang berlangsung lancar dan khidmat.