Menteri PU Dody Hanggodo Berangkat ke NTT untuk Salurkan 50.000 Paket Sembako Presiden Prabowo Subianto

Penulis: Indra Firmansyah  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 01:04:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kesiapan personel dan alat berat untuk pemulihan infrastruktur pascagempa di NTT.

JAKARTA — Delapan titik longsor di ruas Aegela–Batas Kota Ende jadi yang terbanyak dari tiga ruas jalan nasional yang teridentifikasi terdampak longsoran pascagempa Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, ruas Ruteng–Km 210 tercatat tiga titik longsor dan Km 210–Batas Kabupaten Manggarai satu titik, menurut laporan sementara Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT yang sejak pagi bergerak memantau dan menangani lokasi-lokasi tersebut. Loader dan excavator sudah dikerahkan menjaga akses tetap fungsional.

Penanganan jalan ini berjalan seiring kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang bertolak ke Labuan Bajo, NTT, menggunakan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara dari Halim Perdanakusuma bersama rombongan pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Rombongan membawa amanah Presiden Prabowo Subianto berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak, rencananya disalurkan melalui Maumere, NTT. Turut serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan Pertamina.

Menteri Dody telah menginstruksikan jajaran balai di NTT meningkatkan kesiapsiagaan dan memberi dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.

"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II turut memeriksa Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, dengan kondisi visual dilaporkan baik.

Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur turut mengalami kerusakan ringan disertai longsoran yang menutupi saluran sekunder.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB, seiring pendataan kondisi jalan, jembatan, infrastruktur air, dan fasilitas publik yang masih berlangsung.

Gempa bumi terjadi Sabtu pukul 04.58 WIB berkekuatan magnitudo 7,7, pusat gempa 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, kedalaman 10 kilometer. Peringatan dini tsunami diakhiri BMKG pukul 09.00 WITA. Wilayah terdampak sementara meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka.

Reporter: Indra Firmansyah
Back to top