Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Salurkan Modal Usaha ke Difabel Ancol, Sertakan Pelatihan Kewirausahaan

Penulis: Jamal Nasution  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 13:47:01 WIB
Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha difabel di Kelurahan Ancol, Jakarta.

MALUKU UTARA — Kemandirian ekonomi penyandang disabilitas menjadi perhatian serius PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa. Tidak hanya memberi bantuan sesaat, perusahaan pelat merah itu merancang program pemberdayaan berkelanjutan yang mencakup pendampingan usaha dan penguatan kapasitas manajerial.

Bantuan Modal dan Pelatihan untuk Pelaku Usaha Difabel

Junior Manager SDM, Umum dan KBL PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Heri Kusmiran, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat. "Program ini merupakan upaya Pelindo untuk meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pemberian bantuan modal usaha, perlengkapan usaha, serta pelatihan kewirausahaan," kata Heri di Jakarta, Jumat.

Para penerima manfaat tidak sekadar menerima bantuan berupa uang atau barang. Mereka juga dibekali ilmu untuk mengembangkan usaha yang tengah dijalani. Pelatihan kewirausahaan diberikan agar kemampuan manajerial dan pengelolaan usaha meningkat, sehingga pelaku usaha disabilitas mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.

"Kami berharap bantuan ini dapat menjadi stimulus bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan kapasitas usahanya sekaligus memperkuat perekonomian keluarga," ujar Heri menambahkan.

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN untuk Pembangunan Inklusif

Program yang menyasar warga Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan ini dinilai sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan BUMN. Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan dampak sosial nyata, khususnya bagi kelompok rentan di sekitar area operasional perusahaan.

Camat Pademangan, Arif Wibowo, mengapresiasi langkah Pelindo yang dinilainya memberikan manfaat nyata bagi warganya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan faktor kunci untuk membuka kesempatan setara bagi penyandang disabilitas.

"Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang inklusif serta membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkembang dan mandiri," kata Arif.

Lewat skema tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini, Pelindo berupaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan. Ke depan, perusahaan akan terus menggandeng pemerintah dan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan program serupa di wilayah lain.

Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana BUMN tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga hadir sebagai agen pemerataan ekonomi. Dengan pendekatan yang menyentuh aspek modal dan kapasitas, program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian finansial para penyandang disabilitas dalam jangka panjang.

Reporter: Jamal Nasution
Sumber: m.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top