Pertumbuhan Ekonomi Malut 19,6 Persen tapi 95 Persen Pasokan Industri Masih dari Luar, Gubernur Sherly Tantang KADIN Baru

Penulis: Galih Prayoga  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 12:05:01 WIB

TERNATE — Angka pertumbuhan ekonomi setinggi itu belum otomatis dirasakan pelaku usaha lokal. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda secara terbuka membeberkan fakta pahit: sekitar 95 persen kebutuhan ritel di wilayah industri, terutama di Halmahera Tengah, masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. “Telur, daging ayam, sayur-mayur, logistik hingga distribusi antar-pulau—semua masih terbuka lebar. Ini peluang emas bagi anggota KADIN untuk menguasai pasar lokal,” ujar Sherly saat menghadiri pelantikan Ketua Umum KADIN Malut periode 2026–2031 di Bela Hotel, Ternate, Sabtu (26/7).

Pasokan Lokal Cuma 5 Persen, Industri Butuh Rantai Pasok Sendiri

Data yang disampaikan Sherly menunjukkan kesenjangan besar antara investasi raksasa yang mengalir ke Maluku Utara—puluhan miliar dolar AS—dan dampaknya bagi pengusaha setempat. Kawasan industri Halmahera Tengah yang menjadi pusat pertumbuhan justru minim melibatkan UMKM dan pedagang lokal. “Kita harus membangun rantai pasok lokal agar mampu memenuhi kebutuhan kawasan industri. Selama ini 95 persen masih dari luar,” tegas Sherly. Ia menilai masalah ini sekaligus menjadi celah investasi yang harus segera dimanfaatkan pengusaha daerah.

KADIN Baru Diminta Fokus pada Hasil, Bukan Seremonial

Gubernur perempuan pertama Maluku Utara itu juga mengingatkan agar KADIN tidak terjebak kegiatan seremonial. “Kalau anggota KADIN naik kelas dan memperoleh keuntungan, maka ekonomi daerah akan tumbuh dan masyarakat ikut sejahtera. Kurangi seremonial, fokus pada hasil,” pesannya. Sherly mendorong program nyata seperti akses permodalan, peningkatan kapasitas wirausaha, dan pendampingan UMKM secara berkelanjutan.

Pelantikan Muksin Thalib sebagai Ketua Umum KADIN Malut dilakukan langsung oleh Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya N. Bakrie. Surat Keputusan bernomor SKEP/032/DP/VII/2026 juga mengukuhkan Said Banyo sebagai Wakil Ketua Umum, serta jajaran pengurus lainnya. Gubernur Sherly ditetapkan sebagai Ketua Dewan Penasehat, sementara Adam Marsaoly—yang sebelumnya menjabat Ketua Umum—kini menjadi Ketua Dewan Pertimbangan.

Anindya Bakrie: Malut Beruntung Punya Gubernur Berpikir CEO

Dalam sambutannya, Anindya Bakrie memberikan apresiasi khusus kepada Sherly Tjoanda. “Maluku Utara beruntung memiliki gubernur yang berpikir layaknya CEO. Kepemimpinan seperti ini menjadi modal besar untuk mempercepat investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Anindya. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah provinsi dan KADIN sangat krusial untuk memastikan investasi berdampak langsung ke masyarakat.

Muksin Thalib: Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah

Muksin Thalib menegaskan organisasinya siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi. “KADIN Maluku Utara siap menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah, memperkuat sinergi pelaku usaha, serta mendukung seluruh program strategis pemerintah menuju Maluku Utara yang bangkit dan sejahtera,” ujarnya. Pelantikan ditutup dengan komitmen bersama untuk mempercepat realisasi investasi lintas sektor, memperkuat jaringan UMKM, serta memperluas program kepedulian di bidang pendidikan.

Tidak hanya dari dalam daerah, minat investasi juga datang dari luar. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri KADIN Indonesia, James Riady, menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Maluku Utara, khususnya pada sektor perumahan rakyat, kesehatan, dan pendidikan. Ini menjadi sinyal positif bagi diversifikasi ekonomi provinsi yang selama ini bertumpu pada industri ekstraktif.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: monitorindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top