TOBELO — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Tobelo resmi memperkuat kolaborasi strategis yang menyasar dua sektor utama. Pertama, pengembangan layanan pembayaran tagihan listrik secara terpusat untuk pelanggan korporasi dan instansi pemerintah. Kedua, pembiayaan berbasis syariah untuk mendukung adopsi kendaraan listrik di Maluku Utara.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini bukan sekadar integrasi layanan keuangan. “Ketika pembayaran semakin mudah, akses pembiayaan kendaraan listrik semakin terbuka, dan layanan digital semakin terhubung, masyarakat akan merasakan langsung dampak positif dari transformasi tersebut,” ujar Noer, Kamis (25/6/2026).
Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa, menjelaskan bahwa sistem pembayaran terpusat memungkinkan pelanggan korporasi, instansi pemerintah, dan pelaku usaha melakukan transaksi secara lebih praktis dan aman. Layanan ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan sekaligus mendukung iklim investasi di daerah.
Selain itu, kedua BUMN juga membahas pengembangan pembiayaan ekosistem hijau. Melalui skema syariah, masyarakat dan institusi diharapkan memiliki akses lebih mudah untuk beralih menggunakan kendaraan listrik. “Kami ingin setiap kolaborasi yang dibangun PLN memberikan nilai tambah yang nyata,” kata Anton.
PLN terus memperluas infrastruktur pendukung kendaraan listrik di berbagai daerah. Dukungan dari sektor perbankan melalui pembiayaan yang mudah diakses diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan agenda pengurangan emisi karbon dan penggunaan energi yang lebih bersih.
Ke depan, PLN UP3 Tobelo dan BSI Cabang Tobelo berkomitmen memperkuat kolaborasi melalui program strategis lain. Fokusnya tetap pada transformasi digital, pengembangan ekonomi hijau, dan peningkatan kualitas layanan bagi pelanggan dan masyarakat.