Kebakaran Rumah Bengkel Motor Listrik di Surabaya Tewaskan Dua Orang, Diduga Akibat Korsleting Cas

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 12:36:01 WIB
Dua orang tewas dalam kebakaran rumah bengkel motor listrik di Surabaya akibat korsleting saat pengisian daya.

MALUKU UTARA — Korban meninggal dunia diketahui bernama Suamah (72) dan Muhammad Azzam Rizki Pratama (14). Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengungkapkan kedua korban ditemukan di kamar mandi di lantai satu dan lantai dua bangunan.

“Korban meninggal ditemukan di kamar mandi lantai satu dan kamar mandi lantai dua,” kata Rokhim, Selasa (26/5).

Dua Korban Luka dan Kerugian Material

Selain korban jiwa, dua orang lainnya mengalami luka-luka. Meiga Dita Fisilia (39) menderita luka robek di telapak tangan kanan, sementara Tiwuk Suryati (46) mengalami dislokasi pada kedua kakinya.

Api juga melalap empat unit sepeda motor yang terparkir di lantai satu bengkel. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 3 x 12 meter di lantai dua dari total luas bangunan sekitar 8 x 12 meter.

Kendala Akses Jalan Sempit dan Proses Pemadaman

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 22.58 WIB. Unit tempur dari Pos Grudo tiba di lokasi enam menit kemudian dan langsung melakukan pemadaman. Namun, proses pemadaman sempat terhambat akses jalan yang sempit.

“Hambatan di lapangan karena akses gang sempit, sehingga unit besar tidak bisa masuk ke lokasi. Jarak unit pertama ke titik kebakaran sekitar 60 meter,” ujar Rokhim. Petugas harus menarik selang sejauh itu dari posisi armada pertama.

Sebanyak 17 unit dikerahkan, terdiri dari unit tempur dari Pos TVRI, Pos Grudo, Pasar Turi, Margomulyo, Kandangan, Wiyung, Menur, Tambakrejo, serta empat unit rescue. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.39 WIB. Proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa rampung pada pukul 02.10 WIB dini hari.

Dua Bangunan Terbakar, Sumber Api Diduga dari Charger Motor

Kebakaran menghanguskan dua bangunan yang saling berdampingan. Bangunan pertama merupakan rumah tinggal yang juga berfungsi sebagai bengkel sepeda motor listrik. Bangunan kedua adalah rumah dua lantai yang digunakan sebagai toko sembako di lantai satu dan rumah kos di lantai dua.

“Yang terbakar satu rumah satu lantai dan satu rumah dua lantai. Di bangunan satu lantai digunakan untuk hunian sekaligus bengkel sepeda motor listrik,” jelas Rokhim.

Petugas menduga sumber api berasal dari korsleting listrik saat proses pengisian daya motor listrik di area bengkel. “Penyebab sementara diduga berasal dari korsleting cas (charge) motor listrik,” tuturnya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Reporter: Indra Firmansyah
Sumber: jatimnet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top