TERMATE — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memastikan proses lelang 12 jabatan kepala dinas dan staf ahli akan dimulai pada pertengahan Juni 2026. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Samin Marsaoly, menyatakan bahwa seluruh jabatan yang kosong harus terisi paling lambat awal Juli 2026.
Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kekosongan pejabat yang dapat berdampak pada penilaian Surat Perjanjian Kerja (SPK) dalam sistem tata kelola kepegawaian daerah. “Kebetulan juga tahun ini banyak pejabat JPT yang masuk masa pensiun. Jadi harus dilakukan lelang secepatnya,” ujar Samin, Senin (25/5/2026).
Proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Competency Test (CACT) bekerja sama dengan BKN Manado. Peserta akan menjalani tes kompetensi berbasis CAT di Kantor UPT BKN Regional XI di Kelurahan Jati.
Selain tes kompetensi, pansel juga akan menggelar tahapan penulisan makalah, wawancara, dan penelusuran rekam jejak kandidat. Berikut daftar 12 jabatan yang akan dilelang:
Samin menegaskan bahwa lelang jabatan ini merupakan komitmen Wali Kota Ternate agar tidak ada lagi posisi kosong di lingkup pemerintahan daerah. Untuk memastikan independensi, pansel melibatkan tiga unsur eksternal dan dua internal dari BKPSDM.
Saiful Deni dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) ditunjuk sebagai Ketua Pansel. Rektor Universitas Khairun (Unkhair) juga turut dilibatkan dalam proses seleksi untuk memperkuat aspek akademik dan objektivitas penilaian.
Proses lelang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juni 2026. “Lelang akan diagendakan pertengahan Juni dan ditargetkan awal Juli semua jabatan sudah harus terisi,” pungkas Samin.
Langkah ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal, terutama menjelang periode pensiun massal pejabat struktural di lingkungan Pemkot Ternate tahun ini.