Panitia Munas PWI Kepulauan Sula Diminta Gelar Uji Kelayakan dan Debat Kandidat Calon Ketua

Penulis: Hendri Saputra  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:24:01 WIB
Rusdiyanto Umagapi menegaskan pentingnya uji kelayakan dan debat kandidat calon ketua PWI Kepulauan Sula.

KEPULAUAN SULA — Rusdiyanto Umagapi, salah satu bakal calon ketua PWI Kepulauan Sula, menegaskan bahwa proses seleksi calon pemimpin organisasi wartawan tidak bisa hanya mengandalkan popularitas di media sosial. Ia mendorong panitia untuk menyelenggarakan forum terbuka yang menguji kapasitas intelektual dan visi kepemimpinan para kandidat.

“Ini solusi tepat, jadi harus dilakukan debat kandidat, supaya kita tahu layak dan tidaknya seorang kandidat tersebut,” ujar Rusdiyanto, Sabtu (16/5/2026).

Uji Kelayakan Bukan Sekadar Formalitas

Menurut Rusdiyanto, kualitas akademis dan pemahaman mendalam tentang peran pers sebagai pilar demokrasi harus menjadi syarat mutlak. Ia menekankan bahwa fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, kontrol sosial, hingga hiburan harus dikuasai oleh calon ketua.

“Kapasitas memimpin organisasi pers tidak bisa hanya diukur dari seberapa banyak poster kampanye yang dipajang di Facebook, X, Instagram, atau grup WhatsApp,” tegasnya.

Lima Kandidat Wajib Lewati Debat Publik

Rusdiyanto mengungkapkan, saat ini ada lima nama yang masuk bursa calon ketua PWI Kepulauan Sula. Seluruh kandidat, menurutnya, harus melewati uji kelayakan yang terstandar, meskipun mereka sudah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Ya harus dibuat uji kelayakan setiap kandidat tentang pemahaman kerja-kerja jurnalistik,” pungkasnya.

Visi Taktis Jadi Sorotan Utama

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa uji kelayakan bertujuan untuk melihat visi taktis para kandidat dalam memimpin organisasi ke depan. Bukan sekadar retorika, tetapi bagaimana mereka mampu mengawal kerja-kerja jurnalistik dan memperjuangkan kepentingan wartawan di Kepulauan Sula.

“Saya berharap, panitia menggelar debat kandidat tentang peran pers di Kepsul,” jelas Rusdiyanto.

Hingga berita ini diturunkan, panitia pelaksana belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan tersebut. Publik dan anggota PWI Kepulauan Sula menantikan kepastian jadwal uji kelayakan dan debat kandidat yang dinilai akan menjadi tolak ukur kualitas demokrasi internal organisasi.

Reporter: Hendri Saputra
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top