MALUKU UTARA — Denny Sumargo dan Olivia Allan membagikan kisah di balik kelahiran putri mereka, Gabriella Allan Sumargo atau Biel. Sebelum Biel hadir, pasangan ini melewati empat kali kehamilan dan program bayi tabung yang penuh air mata.
Denny Sumargo mengungkap bahwa Biel bukanlah anak pertama dalam perjalanan mereka. Melalui unggahan di Instagram, ia menceritakan bahwa sang istri sempat hamil secara alami sebelum akhirnya kehilangan janin di usia kandungan 9 minggu.
Kisah ini disampaikan langsung lewat akun @sumargodenny, mengungkap sisi lain dari keluarga kecil yang terlihat selalu ceria. Di balik senyum Biel yang menggemaskan, ada perjalanan panjang berisi kehilangan dan doa yang tidak pernah putus.
Olivia Allan sempat hamil secara alami pada kehamilan pertamanya. Namun, detak jantung janin berhenti saat usia kandungan memasuki minggu ke-9.
"Kehamilan pertama tapi sayangnya saat usia kandungan memasuki minggu ke 9 detak jantung janin berhenti. Kehamilan pertama kali jalani secara alami," kata Denny Sumargo.
Kehilangan itu menjadi pukulan berat bagi pasangan yang menikah pada 21 November 2020 di Green Forest Resort, Bandung. Mereka belum menyerah dan kembali mencoba program inseminasi.
Program inseminasi berhasil membuat Olivia kembali positif hamil. Harapan sempat tumbuh, tetapi pemeriksaan dokter menunjukkan kondisi janin tidak normal.
Memasuki minggu ke-11, detak jantung janin kembali berhenti. Dua kehilangan beruntun ini menguji mental dan kesabaran pasangan tersebut.
"Kehamilan kedua. Tapi kami tidak menyerah setelah itu kami kembali berusaha melalui program inseminasi, puji tuhan Ci Olive hamil anak kedua. Tapi sayangnya menurut dokter kondisi janin tidak normal. Takdir berkata lain, memasuki minggu ke 11 detak jantungnya berhenti," tutur Denny.
Dari pengalaman itu, dokter menyoroti kualitas embrio yang belum berkembang optimal. Denny dan Olivia lalu mencoba program IVF di Penang untuk kehamilan ketiga.
"Tidak putus asa, kami mencoba program IVF di Penang karena berharap mendapatkan embrio yang lebih baik," ujarnya.
Sekembalinya ke Jakarta, keduanya memilih menenangkan diri dan berdamai dengan keadaan. Setelah rasa lelah fisik dan mental mereda, mereka memberanikan diri menjalani IVF sekali lagi bersama dr. Arie Polim.
"Kami pun memberanikan diri mencoba IVF sekali lagi bersama dr Arie Polim. Kali ini kami datang dengan hati berbeda. Bukan menuntut keberhasilan melainkan belajar ikhlas menerima apapun hasilnya," tuturnya.
Embrio berkembang indah di rahim Olivia. Sembilan bulan dijaga dengan cinta, doa, dan syukur, hingga lahir Gabriella Allan Sumargo yang akrab disapa Biel.
"Hingga akhirnya hadirlah seorang gadis cantik yang mengubah seluruh perjalanan panjang itu menjadi sebuah kisah yang begitu berharga. Gabriella Allan Sumargo," kata Denny.
Baru-baru ini, Denny dan Olivia kembali bertemu dr. Arie Polim untuk mengenang perjalanan tersebut. Biel kini tumbuh sehat dan menjadi pengingat bagi kedua orang tuanya untuk selalu bersyukur.
"Seperti arti namamu nak, semoga kamu selalu menjadi mengingat bagi papa mama untuk senantiasa patuh kepada Tuhan," tutupnya.
Kisah Denny dan Olivia menunjukkan bahwa perjalanan menuju kehamilan tidak selalu mulus. Kegagalan program tidak berarti akhir dari harapan.
Bunda yang tengah menjalani program kehamilan sebaiknya berkonsultasi rutin dengan dokter spesialis fertilitas. Diskusikan penyebab kegagalan sebelumnya dan pilihan program yang sesuai kondisi tubuh.
Dukungan pasangan dan pengelolaan stres juga berperan penting. Denny dan Olivia membuktikan bahwa sikap ikhlas dan saling menguatkan membantu mereka melewati masa tersulit.